Ruang-ruang Pembelajaran

“Completion means you know what works. Failure means you know what doesn’t.”

Tak ada yang sia-sia bagi para pembelajar sejati. Setiap kejadian selalu menghadirkan makna yang rugi jika tak dipetik. Penyelesaian, keberhasilan, bukanlah semata sebuah kebanggaan. Bangga, tentu. Tapi rasa bangga acapkali tak membuat maju, kecuali jika ditelisik lebih dalam maknanya. Dan bagi para pembelajar, keberhasilan, adalah penanda bahwa apa yang telah dilakukan adalah sesuatu yang tepat, dan karenanya layak tuk dilanjutkan.

Namun menikmati keberhasilan acapkali lebih mudah daripada kegagalan. Dan inilah pembeda para pembelajar daripada yang lain. Para pembelajar, begitu cerdik menelisik sesuatu yang disebut sebagai kegagalan, dan  selalu meyakini bahwa ada banyak hikmah yang menanti tuk dinikmati. Sebab kegagalan, memang adalah penanda bahwa apa yang telah dijalani tak tepat, dan karenanya mesti segera dipelajari tuk menemukan jalan yang baru. Nah, di titik inilah, kelenturan perasaan diuji. Begitu sering, kita terjebak pada merasa gagal semata, hingga abai pada beragam tanda-tanda. Maka banyaknya pelajaran pun tersia-sia begitu saja. Padahal bangunan keberhasilan, hanya berdiri di atas kumpulan kegagalan.

Maka nikmatlah hidup para pembelajar. Berhasil dan gagalnya adalah serupa saja. Pada keberhasilan, tak terlalu berbangga. Pada kegagalan, tak berlama sengsara. Ya, sebab dalam keduanya ada kerja besar yang menunggu tuk diselesaikan: menuai hikmah, merapikan pembelajaran, tuk digunakan kemudian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>