Keikhlasan adalah Kerinduan

“Keikhlasan,” tutur Al Junaid sebagaimana dikutip oleh Jamal Rahman dalam karyanya The Fragrance of Faith, “adalah sesuatu dimana Tuhan didambakan. Apapun amalnya.”

Ya, baru kusadari bahwa keikhlasan sesungguhnya adalah kerinduan. Sebab memang khas betul pribadi perindu itu, ia tenang, damai, lembut jiwanya, hangat perangainya. Tak jarang kemudian, keikhlasan menjadi hujjah, saksi akan lurusnya hidup seseorang. Dan kita tahu, jauh di dalam diri ini, apakah sebuah lelaku berasal dari keikhlasan atau tidak.

Sebab keikhlasan adalah kerinduan, maka ia hanya bisa lahir dari pengenalan. Ah, mana mungkin kita merindu sesuatu yang tak kita kenal. Kerinduan, hanya bisa terjadi melalui usaha menyelami, menghayati, hingga mengenal hakikat terdalam. Tengoklah siapapun yang kita senantiasa rindukan, pastilah ada bekasan-bekasan pengalaman yang tertanam dalam, pengenalan yang kokoh, keyakinan yang teguh.

Maka keikhlasan, kerinduan pada Tuhan, takkan hadir tanpa pengenalan kita tentangNya. Benar, Dia terlalu besar, terlalu agung untuk kita pahami keseluruhan hakikatnya. Namun sejatinya sedikit saja percikan pengenalan itu mendarat dalam sanubari ini, ia kan segera menyelimuti diri dengan kerinduan tiada henti.

Pada pengikhlas, adalah para perindu. Dan tiadalah para perindu, kecuali mereka sibuk mencari jalan tuk bersegera bertemu dengan yang dirindukan. Tak peduli berapa jauh jarak mesti ditempuh, berapa banyak harta mesti dikeluarkan, berapa banyak peluh mesti ditumpahkan, semuanya itu remeh bagi mereka. Dalam diri perindu lah, energi besar terbangkitkan, melampaui batas-batas pemikiran. Para perindu,  terlalu sibuk tuk memberi, hingga tak sempat meminta. Bahkan permintaanya pun, berupa kemampuan tuk memberi.

Maka jika kau bertanya bagaimana menjadi insan nan ikhlas, wahai diri, mulai lah dari belajar mengenal Dia. Dari pengenalan, kan hadir kerinduan. Dari kerinduan, kan lahir keikhlasan. Ia berliku, namun layak dijalani.

Spread the love

2 thoughts on “Keikhlasan adalah Kerinduan

Leave a Reply to teddiprasetya Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *