Kunci Ketentraman Jiwa

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal shalih, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (Al Baqarah: 277)

Merenungi ayat ini—berbekal tafsir Zhilal—kupahami cara mudah tuk mendapatkan ketentraman jiwa. Kesirnaan kekhawatiran dan kesedihan dalam menjalani beragam peristiwa hidup. Ia lah melalui 4 jalan: iman, amal, shalat, dan zakat.

Iman adalah landasan ketentraman jiwa. Sebab iman, meyakini apa nan tak terindera, bahwa Allah lebih besar dari apapun yang tampak besar dalam benak kita. Sebab Allah bersama kita, tenteramlah jiwa. Siapa kah nan hendak dirisaukan jika bersama Penciptalah kita selalu berada?

Namun iman perlu bukti. Ia lah amal. Tindakan nyata tuk membuktikan bahwa kita memang sepenuh sungguh mengimaniNya. Disebutkanlah secara spesifik bahwa amalan itu ada pada shalat dan zakat.

Shalat, adalah amal individual. Amal untuk menjadikan diri insan berkualitas tinggi, sebab selalu terhubung ke langit. Shalatlah dengan sungguh-sungguh, niscaya menjauh segala keinginan berbuat keji dan mungkar.

Sedang zakat, adalah amal sosial. Zakat adalah cara kita terhubung dan menjadi bagian nyata dari kehidupan. Dan zakat, menghendaki kita untuk bekerja sehingga terkumpul lah harta yang memadai untuk berzakat. Tak bisa seseorang berzakat, jika hartanya belum mencukupi kewajiban zakat. Zakat juga merupakan pembatas akan nafsu insan untuk menikmati sendiri segala kekayaan yang sejatinya adalah titipan semata. Seolah dikatakan, “Bekerjalah, kumpulkanlah harta. Namun di dalamnya ada yang bukan hakmu, maka keluarkanlah.”

Iman dan amal, adalah kunci ketentraman, kedamaian. Bahasa mudahnya, kedamaian kan hadir pada diri yang membangun keyakinan, dan mewujudkannya dalam tindakan. Namun tindakan itu tak cukup semata individual. Ia menghendaki tindakan sosial yang jadikan kehadiran kita manfaat bagi banyak orang.

Spread the love

2 thoughts on “Kunci Ketentraman Jiwa

Leave a Reply to Arini Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *