Masa pandemi adalah untuk pertama kalinya, sejak kami berkeluarga, bersama 24 jam berhari-hari, bahkan hitungan bulan di awal-awal. Sehingga ini lah masa-masa saat kami benar-benar baru melihat keutuhan diri kami tanpa jeda yang berarti. Sulit untuk menutupi bagian dari diri yang tak ingin ditampakkan. Loh, bukankah memang demikian dalam keluarga? Tidak juga. Setidaknya bagi yang […]

Pandemi Covid 19 ini menyisakan ruang kegalauan di banyak orang. Bisnis yang menurun, bahkan tak bisa berjalan, menambah jumlah orang-orang yang diberi istilah halus—dirumahkan—bertambah dari hari ke hari. Yang masih selamat pun, sulit tuk menghindar dari pemotongan gaji. Yang masih bergaji utuh pun, terpaksa dagdigdug mencari cara agar perusahaannya tetap bisa bertahan. Sementara itu, ku

Rezeki yang Tak DianggapRead More »

Persahabatan adalah sebuah hubungan yang unik antarmanusia. Pertama, ia bisa hadir dalam berbagai bentuk hubungan formal lain. Suami istri, bisa menjadi layaknya sahabat ataupun tidak. Begitu pula kakak-adik. Ya, tak bisa kita pungkiri bahwa ada rumah tangga yang memang bersifat formal. Ia sah secara hukum, namun tak menyediakan kehangatan. Hanya keluarga yang menghadirkan persahabatan yang

Persahabatan adalah KehormatanRead More »

Wabah COVID 19 dianggap melahirkan pola kerja dari rumah. Sebuah pola yang sejatinya tak baru-baru amat. Sekian profesi telah lama menjalaninya. Tapi memang belum pernah semasif ini. Benar ada industri yang tak memungkinkan untuk itu. Namun setidaknya sekian persen orang bekerja ternyata mungkin tetap bekerja selama dari rumah. Artinya, bisnis bisa meninjau ulang cara mereka

Work From Home: The Birth or Rebirth?Read More »

Bahasan soal turbulensi, perubahan yang begitu cepat dan menggoyahkan, bukanlah hal yang benar-benar baru. Revolusi teknologi beberapa dekade belakangan telah membuat banyak organisasi jatuh bangun, industri berubah, gaya hidup berubah, tak memungkinkan lagi memprediksi apa yang akan terjadi hingga puluhan tahun ke depan. Yang dimaksud dengan manajemen stratejik akhirnya tak lebih dari 3-5 tahun saja.

Memimpin Tim Melampaui TurbulensiRead More »

Masih perlukah artikel tambahan yang membahas tentang kerja jarak jauh? Ya, sepertinya demikian. Hehe.. Setidaknya yang satu ini. Dan ada alasan untuk itu. Yaitu, sampai minggu ini, masih ada keluhan dari rekan-rekan pemimpin tim tentang bagaimana mereka meragukan produktivitas tim mereka. Sebagian lagi mengungkapkan protes yang muncul dari beberapa anggota timnya, justru karena merasa overproduktif,

Bagaimana Melakukan Delegasi dan Monitor Tim yang Efektif Saat Kerja Jarak Jauh?Read More »

Kecemasan adalah reaksi yang wajar kala krisis melanda. Sebagaimana emosi jenis lain, ia hadir sebagai mekanisme pertahanan diri kita dalam kondisi ketidakpastian. Maka selayaknya penanda, kita tak harus fokus pada alarm, melainkan bertanya lebih lanjut, “Apa penyebab menyalanya alarm itu?” “Loh, bukankah penyebabnya sudah jelas? Yakni kondisi krisis itu sendiri?” demikian mungkin pertanyaan Anda. Rupa-rupanya,

Mengelola Kecemasan di Masa KrisisRead More »

Bagi sebagian besar orang yang kondisinya memungkinkan, rumah adalah tempat kita menjalankan berbagai peran sekaligus. Peran sebagai diri. Peran sebagai orang tua. Peran sebagai profesional. Peran sebagai pelajar. Peran sebagai anggota keluarga. Dan seterusnya. Ya, tiba-tiba semuanya mesti dikerjakan dari rumah, setidaknya untuk sementara. Dan ia menghendaki demarkasi dalam pikiran. Di pikiran lah kita bisa

Meninjau Ulang Makna Kerja dan BelajarRead More »

Bermula dari masalah kesehatan, penyebaran virus COVID-19 kini telah menjadi jauh lebih kompleks dari yang dibayangkan. Tidak saja virus ini mengancam nyawa yang tak sedikit, penyebarannya yang begitu cepat ke berbagai belahan dunia telah menciptakan banyak ketidakpastiaan. Disrupsi yang sebenar-benarnya telah terjadi. Dan bukan dimulai dari teknologi. Itu lebih bisa diprediksi. Ia dimulai dari sesuatu

Memimpin Melampaui KetidakpastianRead More »

Sebuah pertanyaan dalam benakku yang belum terjawab dengan memuaskan hingga saat ini adalah: bagaimana kah sistem demokrasi saat ini bisa melahirkan pemimpin yang baik dan kompeten? Mengapa ku katakan belum terjawab? Bukankah pertanyaan ini terdengar sederhana saja? Bukankah kajian semacam ini harusnya sudah menjamur sejak dahulu kala? Ya, harusnya demikian. Namun setidaknya bagi orang awam

Konsekuensi DemokrasiRead More »