Sebuah proses pembelajaran yang serius, didesain dengan sungguh-sungguh oleh sang guru. Untuk bisa melakukan itu, seorang guru mesti menguasai beberapa jenis ilmu. Tak cukup hanya mampu menjelaskan sebuah ilmu, ia pun perlu memahami bagaimana cara terbaik ilmu tersebut disajikan hingga mudah diserap oleh pikiran. Ya, urusan pembelajaran bukanlah urusan sepele, apalagi main-main. Bahkan ketika metode […]

Sebenarnya, bukan hanya belajar online. Belajar offline jelas perlu adab. Tanpa adab, ilmu yang tersedia di depan mata takkan tampak. Ia yang terdengar di telinga takkan masuk. Pun jika sanggup diterima oleh pikiran, takkan bisa meresap ke dalam hati, dan mewujud menjadi amal. Padahal, amal itulah salah satu tanda benarnya belajar. Namun di era pembelaran

Adab: Kunci Sukses Belajar OnlineRead More »

Beberapa hari ini aku mendampingi seorang fasilitator senior di sebuah kelas. Materi yang kami ajarkan adalah materi yang telah kuajarkan selama setidaknya 7 tahun terakhir. Hampir setiap detil aku hafal, dan sanggup mengaitkan dengan berbagai kondisi yang sering ditanyakan peserta. Menariknya, selama beberapa hari ini bersama beliau, aku melihat wajah materi ini amat berbeda. Ada

Jalan KeahlianRead More »

Beberapa tahun lalu, aku pernah memfasilitasi sebuah kelas pelatihan. Pengalaman yang tak terlupakan, karena kala itu aku harus menggunakan bahasa Inggris, dikarenakan sebagian peserta yang ekspatriat. Mudah diduga, kelas berjalan dengan tidak optimal, karena level kelucuan berkurang lebih dari 50%. Hehe.. Tapi bukan itu pengalaman yang paling berkesan. Pengalaman yang membuatku sungguh belajar amat banyak.

Pendidikan Berbasis Kerendahan HatiRead More »

“Jika tak menulis, jangan-jangan kita tak berpikir.” Belajar diawali dengan menyimak. Ya, menyimak. Tak sekedar mendengar. Sebab mendengar hanya bisa selewatan. Sedang menyimak berarti memperhatikan tiap detil. Menandai apa nan penting-penting. Dengan menyimak kita kan tahu. Namun tahu masih berjarak dengan mampu. Di tengah keduanya ada paham. Takkan terjadi mampu tanpa paham. Pemahaman, ia tak

Menulis dan BerpikirRead More »

Kehidupan terus berjalan, dalam dimensi waktu yang tak pernah berhenti. Waktu melaju, sementara tugas tengah menunggu. Kehidupan penuh dengan pekerjaan. Insan diciptakan tuk menjadi bagian dalam pengelolaan. Bekal telah disiapkan. Namun sebagaimana para pengembara, tak semua sabar mempergunakan bekal hingga sampai pada tujuan. Ada bekal yang dihabiskan dalam permulaan. Ada bekal nan tak terpakai hingga

Belajar dan Irama KehidupanRead More »

Tabiat pikiran itu cair. Saking cairnya, maka bagaimana kita diajak berinteraksi setiap hari, begitu pulalah pikiran kita kan terbentuk. Bukankah demikian sering kita temui anak yang memiliki pola pikir mirip dengan orang tuanya? Atau anggota tim yang menggunakan pendekatan serupa dengan atasannya? Contoh kecairan lain, mari kita bayangkan kejadian berikut ini. Masuk kantor setelah masa

Membaca dan Kemerdekaan BerpikirRead More »

Jika tak ada kegaiban, kehidupan takkan berarti. Salah satu ciri insan nan bertakwa, insan nan diperuntukkan baginya petunjuk mulia bertajuk Al Qur’an, ialah keyakinan pada yang gaib. Sungguh aku kesulitan memahami hal ini. Mengapakah kiranya keyakinan pada yang tak tampak ini merupakan ciri ketakwaan. Sedang takwa itu sendiri didefinisikan sebagai sesungguh-sungguhnya menjalani hidup, dengan indikator

Ilmu dan KegaibanRead More »

Dalam penjelasan tentang bagian awal surat Al Baqarah, Ustadz Nouman Ali Khan menuturkan hikmah dari ayat-ayat mutasyabihat. Ayat-ayat yang hanya berupa rangkaian huruf dan bukanlah sebuah kata. Ayat-ayat yang Rasulullah saw tak pernah menjelaskan maknanya. Ayat-ayat yang memang seolah disengaja untuk tak bisa ditafsirkan secara gamblang. Deretan nama besar ulama memberikan penjelasan, namun satu yang

Bukalah PikiranRead More »

Buku adalah makanan pikiran para pembelajar. Tiada pembelajar sejati yang tak gemar membaca. Jika pun tak tiap saat, mungkin hanyalah tersebab keterbatasan. Terbatas sumber bacaan, terbatas waktu luang. Tapi pembelajar penggemar ilmu pastilah memiliki kegandrungan dan kegairahan membaca amat tinggi. Bagaimana tidak? Sedang ilmu demikian banyak, waktu demikian terbatas. Ingin berguru langsung pada ahli, tak

Tahapan MembacaRead More »