“Rabbi, ajari aku menggenggam dunia tanpa mencintainya.” Dunia disediakan bagi insan sebagai amanah. Sesuatu yang mesti dijaga kemanfaatannya. Dan kaidah mendapatkan dunia adalah kala ia pada batasan cukup. Kekurangan kan menjadikan susah. Kelebihan pun demikian. Lalu bagaimana kah kiranya cukup itu? Ia lah kondisi yang menjadikan diri sanggup terus berada dalam jalan kebenaran, kebaikan. Jalan […]

“Hati-hati kala mendengki. Sebab bisa jadi diri sedang menggugat Tuhan.” Iri yang tak terkendali, jadilah dengki. Tidak saja ia menginginkan apa yang diterima orang lain, ia pun menghendaki hilangnya nikmat dari mereka. Bahkan ia tertawa atas kehilangan tersebut. Sungguh ini lah salah satu penyakit hati berat, yang takkan mungkin dialami kala iman masih bersemayam di

Waspadalah Pada KedengkianRead More »

“Malu lah kala tak bisa bangun tuk sujud di dini hari. Sebab nyata-nyata maksiat masih menggelayuti kelopak mata.” “Shajat tahajud,” tutur nasihat bijak, “adalah hadiah bagi hamba beriman.” Sebab dalam keheningan itulah seorang hamba diistimewakan, sedang yang lain dibiarkan lelap dalam buaian. Sisi lain, bangkit menjauhkan lambung dari tempat tidur memang memerlukan kekokohan iman yang

MaluRead More »

“Temukanlah cintamu. Lalu cintailah yang kau temukan.” Adalah kemanusiawian kala insan mencari yang bisa ia cintai. Sebab cinta memang unik. Kita tak bisa mencintai semua orang, semua hal dengan rasa yang sama. Beberapa jenis rasa malah hanya mampu kita berikan pada satu semata. Maka pada yang satu itulah pencarian dilakukan. Namun cinta pun tak sesederhana

Menemukan CintaRead More »

“Salah satu hukuman yang samar dan menakukan adalah kehilangan manisnya bermunajat tanpa disadari.” Sungguh ujian paling berat adalah kemudahan. Berat, sebab acapkali ia tak menghadirkan keinginan bertaubat, sebagaimana ujian kesulitan. Pada kesulitan, begitu mudah diri ini menyesali kesalahan. Namun pada kemudahan, jebakannya demikian halus. Diri ini mengira ia aman. Bahkan lebih buruknya lagi, ia menyangka

Hukuman yang SamarRead More »

“Para pencinta tentu tak ingin berpisah. Tidak di dunia, tidak pula di akhirat. Maka pastikan cintamu tak hanya teguh, melainkan pula menjulang tinggi ke langit.” Termenung, kala mendapati surat cinta Allah dalam surat Al Baqarah ayat 221: “Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita

Cinta Bumi, Cinta LangitRead More »

“Tanda kesungguhan ibadah, adalah kemuliaan akhlak.” Bagi Muslim, segala aktivitas adalah jalan ibadah. Modalnya adalah lurusnya niat yang menjulang ke langit, benarnya ilmu, dan teguhnya amal. Tiga yang terdengar mudah, namun amat perlu kesungguhan dalam langkahnya. Meski demikian, coretan ringan ini ingin sekedar menjadi pengingat diri soal ibadah ritual individual saja. Ibadah ritual, sejatinya adalah

Kesungguhan Ibadah, Kemuliaan AkhlakRead More »

“Kemana niat diarahkan, disana lah menunggu ganjaran.” Ada ganjaran pada tiap amal. Dan ganjaran itu, bergantung pada dimana ia didaftarkan. Ibarat sebuah lomba, meski kita berhasil mencapai garis finish lebih dulu, takkan terhitung sebagai pemenang jika tak tercatat sebagai peserta. Begitu lah perumpamaan niat. Ia serupa pendaftaran, yang menentukan apakah sebuah amal terperhitungkan atau tidak.

Kemana kah Niatmu Kau Arahkan?Read More »

“Untuk tahu baik tidaknya pengelolaan sebuah perusahaan,” ujar seorang kawan bertahun lalu, “cek lah toiletnya. Jika toilet saja bersih terawat, yang lain pasti terawat.” Aku setuju. Jangan lihat bagian depan, apalagi ruang tamu. Sebab itu memang daerah yang sudah umum bersih karena letaknya yang strategis. Tapi toilet? Ya, inilah titik krusial. Jika untuk area yang

Kebaikan Berawal dari KebersihanRead More »

“Mengusahakan ibadah itu sungguh layak, untuk hidup yang tak pernah kau usahakan.” Entah telah berapa lama nasihat ini sampai kepadaku. Namun seperti biasa tabiat diri, ia masuk telinga kanan, keluar telinga kiri. Tak sempat membekas dalam pikiran, apalagi meresap dalam hati. Syukurlah ia tak pernah bosan hadir, hingga diri yang pandir ini perlahan mulai mendapati

Ibadah Itu DiusahakanRead More »