“Ketidaksempurnaanmu, adalah jalan Tuhan tuk menyempurnakanmu.” Dulu kita tak sanggup mengurus diri barang sejenak. Begitu banyak kesulitan kita lalui, hingga akhirnya mandiri lah diri ini. Dulu kita tak sanggup bicara barang sepatah. Begitu rumit terasa mengungkapkan perasaan dalam hati, hingga kita pun memahami bagaimana melincahkan lisan ini.