Dia yang Bisa Dibisiki, Tak Perlu Diteriaki

Dari banyak momen yang kita bisa simak bersama, pidato Pak Prabowo menyiratkan seseorang, yang adalah pemimpin dengan kekuasaan sangat besar, namun kehilangan kemampuan untuk membaca...

Belajar dari Kisah Nabi Yusuf: Dari Ketampanan ke Kompetensi

Saat mengaji pagi ini, aku sampai pada surat Yusuf. Berkali-kali ku baca surat ini seumur hidupku, selalu saja ada pembelajaran baru yang ku dapat, meskipun...

Hidup dan Mati Itu Tipis Batasnya

Ada pengalaman mendalam yang belum lama ini ku alami. Pengalaman itu bersambung dari saat aku berangkat dan pulang. Sekira 2 minggu yang lalu, aku melakukan...

Mari Menuliskan NLP

INLPS bermula dari sebuah mailing list yang isinya adalah pertukaran informasi dan percakapan lewat tulisan. Selain itu, keberadaannya juga ditopang oleh sebuah blog yang isinya...

19 Tahun Indonesia NLP Society

Tanggal 3 April 2026 yang lalu, INLPS berusia 19 tahun. Teman-teman mungkin sudah tahu sejarahnya. Dimulai dari mailing list (sepertinya yang kenal hanya generasi milenial)...

Mengenali Kasih SayangNya

Di lewat tengah Ramadan ini, aku merenungi kisah iblis si pembangkang. Kisah ini, terasa olehku, menunjukkan betapa Allah itu Maha Pengasih, Maha Penyayang. Bayangkan, makhluk...

Penelitian: Usaha Makna dalam Menemukan Kata

Beberapa hari yang lalu aku mendapat penghiburan. Dalam sebuah kuliah di kampus, dosen kami, Romo Wawan, setelah menanyakan apa yang menjadi fokus riset kami, mengungkapkan...

Identitas Diri dan Ruang Moral bernama Spiritualitas

Dalam NLP, kita mengenal satu framework yang disebut dengan Neuro-Logical Level (NLL). Kerangka berpikir ini dimaksudkan oleh perumusnya, Robert Dilts, sebagai payung dari berbagai model...

Belajar Filsafat Sejatinya Berlatih Membaca Mendalam

Belajar filsafat itu, konsekuensinya, adalah banyak membaca. Bahkan bukan banyak lagi, tapi amat banyak membaca. Dan tidak sembarang membaca, melainkan membaca secara mendalam. Artinya, membaca...

Mengapa Epistemologi? Mengapa Maslow?

Jika dirunut-runut, keputusanku belajar filsafat tidak bisa dilepaskan dari pengalamanku belajar Neuro-Linguistic Programming (NLP). Singkat cerita, ilmu psikologi praktis yang ku tekuni sejak 2004 itu...