Dalam NLP, kita mengenal satu framework yang disebut dengan Neuro-Logical Level (NLL). Kerangka berpikir ini dimaksudkan oleh perumusnya, Robert Dilts, sebagai payung dari berbagai model...
Belajar filsafat itu, konsekuensinya, adalah banyak membaca. Bahkan bukan banyak lagi, tapi amat banyak membaca. Dan tidak sembarang membaca, melainkan membaca secara mendalam. Artinya, membaca...
Jika dirunut-runut, keputusanku belajar filsafat tidak bisa dilepaskan dari pengalamanku belajar Neuro-Linguistic Programming (NLP). Singkat cerita, ilmu psikologi praktis yang ku tekuni sejak 2004 itu...
Ini adalah pertanyaan lanjutan yang cukup sering ku terima setiap kali orang tahu kalau aku kuliah formal filsafat. Sejujurnya, waktu kuliah S1 pun aku tak...
Jika menjadi seorang pemimpin berarti menjadi guru dan orang tua bagi timnya, bagaimana seseorang menumbuhkan dirinya sebagai pendidik? Seorang pendidik, pertama-tama, perlu meyakini bahwa anak...
Dalam NLP adalah satu kerangka berpikir yang disebut dengan Neuro-Logical Level (NLL). Ini adalah kerangka berpikir yang, oleh perumusnya Robert Dilts, dimaksudkan sebagai unified field...
Sejarah NLP diawali dengan sebuah aktivitas bernama modeling. Modeling bermakna model-ing, melakukan proses memodel (meniru), atau bisa juga dipahami sebagai menyusun sebuah model. Jika kita...
Ada dua kegelisahan yang baru muncul dalam diriku belakangan ini. Pertama, sebuah iklan yang muncul di akun medsosku, tentang aplikasi kecerdasan buatan atau akal imitasi...
Salah satu hal berharga yang ku pelajari sejak belajar filsafat secara formal adalah keterampilan berpikir. Berfilsafat berarti berpikir. Dan berpikir berarti menulis. Maka belajar filsafat...
Ini adalah jawaban atas pertanyaan yang amat sering diajukan oleh kawan-kawan yang tahu aku kuliah filsafat. Aku pernah menulis artikel beberapa tahun lalu soal hal...