Bersatunya Hati

“Hati kan bersatu, kala mengabdi pada Yang Satu.” Banyak usaha dilakukan oleh organisasi bisnis untuk membentuk budaya kerjasama tim yang solid. Berbagai insentif dikeluarkan bagi ...

Ilmu yang Telah Melewati Diri

“Ilmu serupa pakaian. Ia yang paling nyaman dipakai adalah yang telah diukur pas dengan badan.” “TIdak semua orang,” kata Pak Andrias Harefa, gurunya para trainer ...

Coaching Insight #7: Apa yang Benar-benar Jadi Tujuan?

Coaching adalah sebuah proses dialog yang terfokus. Maka pertanyaan pertama yang selalu ditanyakan oleh coach pada klien adalah: apa tujuan yang ingin Anda capai? Dan ...

Pemahaman Itu Tugasmu

“Bukan tugas guru untuk memahamkanmu. Pemahaman lahir dari usahamu sendiri.” Pemahaman adalah anak tangga setelah pengetahuan. Meski menurut Taksonomi Bloom hanya lebih tinggi satu langkah, ...

Cukup Sedikit Saja

“Kita, adalah apa-apa yang kita biasakan.” Dua minggu lalu, laptop ku tersiram kopi. Sedikit saja, dan ia mati seketika. Ya, ia mati tak tak hidup ...

Coaching Insight #6: Coaching dan Perubahan Budaya Organisasi

Beberapa tahun memfasilitasi organisasi untuk membenahi budaya mereka menguatkan kesimpulan bahwa kunci utama ada pada kepemimpinan. Jadi paham jika Edgar Schein menjuduli buku fenomenal beliau ...

Coaching Insight #5: Satu-satunya Cara

Saat berbagi tentang coaching, kerap saya dapati pertanyaan dan pernyataan dari sobat-sobat yang mengungkapkan kesulitan mereka menjalankan beberapa kompetensi coaching. “Susah juga ya, nggak boleh ...

Coaching Insight #4: Bagaimana Menurutmu?

Sebuah tantangan tersendiri, ketika klien coaching saya adalah karyawan yang ditugaskan oleh perusahaan. Ditambah lagi mereka belum pernah mendengar tentang coaching. Ada beberapa langkah, teknik, ...

Coaching Insight #3: Ini Tentangnya, Bukan Tentangku

Inilah pola pikir paling mendasar yang benar-benar memerlukan perjuangan bagi saya untuk menghayatinya. Karena paling mendasar, maka ia landasan bagi segalanya. Dan segala model serta ...

Coaching Insight #2: Pertanyaan Itu pun, Untukku

Seorang klien, disebut coachable, ketika ia memang telah berada dalam kondisi psikologis yang siap untuk melakukan perubahan. Maka kondisi klien, sebenarnya sama dengan kondisi saya ...