“Kebencian yang terlalu mendalam pada saudaramu, seringkali akibat pemahaman yang terlalu dangkal tentang dirinya.” Benci, bukanlah sekedar rasa tak suka. Jika tak suka belum menggugah...
“Jangan terlalu lebar tertawa. Jangan terlalu dalam bersedih. Pada yang pertengahan lah terkandung bahagia.” Tawa itu penting. Ia melepas kegembiraan, menikmati kesenangan, menyemai harapan. Sebab...
“Siapa yang mengenal dirinya, akan mengenal Tuhannya.” Terkejut aku kala mengetahui bahwa kalimat ini, yang sekian kali kudengar adalah hadits, kiranya bukanlah ucapan Nabi saw...
“Jangan lelah bertaubat, meski diri belum lepas dari keburukan. Sebab putusnya harapanmu akan ampunan Tuhan, adalah dosa yang lebih besar daripada kesalahanmu.” Adalah fitrah insan...
“Doa orang yang dizhalimi itu makbul,” demikian ujar nasihat yang berkali-kali kudengar. Entah kapan pertama kali ia mampir ke telingaku, namun baru bertahun-tahun kemudian kupahami...
“Bicara dan diam, adalah dua jalan yang kan membawamu pada keselamatan atau kebinasaan. Bicara dan diamlah, hanya tuk mengharap ridhaNya.” “Sesiapa yang beriman kepada Allah...
“Keikhlasan,” tutur Al Junaid sebagaimana dikutip oleh Jamal Rahman dalam karyanya The Fragrance of Faith, “adalah sesuatu dimana Tuhan didambakan. Apapun amalnya.” Ya, baru kusadari...
“Pandangan orang takkan meninggi atau merendahkanmu. Responmu terhadap pandangan itu lah yang kan meninggi atau merendahkanmu.” Adalah firmanNya, bahwa diri ini diciptakan dalam sebaik-baik bentuk...
“Kemana hidupmu kau arahkan, ke sana lah kau terikat.” Pandangan kita ibarat corong. Di titik mana ia mengarah, ke sana lah segenap air kan mengalir...