Trainer adalah Guru

Menjadi trainer, atau fasilitator, bukanlah cita-cita saya sejak kecil. Ia saya temukan secara tak sengaja saat kuliah, yang kemudian saya merasa merupakan salah satu jalan...

Agar Tak Jadi Korban

Adalah jamak kita dengar bahwa hidup adalah rangkaian pilihan. Kita hari ini adalah hasil dari beragam pilihan yang kita buat kemarin. Maka kita esok adalah...

Kendalikan Lidahmu

“Sungguh pendeknya lidah tak sebanding dengan dampaknya. Jika buruk, panjang keburukannya. Jika baik panjang kebaikannya.” “Mengapa lidah,” tanya seorang guru, “yang hanya sebuah, memiliki dua...

Obat Bagi Kesombongan

“Dia yang sedang sombong, sejatinya sedang terluka. Maka jadilah obat, dengan berlembut hati padanya.” Kesombongan bukanlah fitrah. Ia adalah pertanda jiwa yang sedang kehilangan arah...

Perlindungan dari Kesia-siaan

“Sesiapa yang dikehendaki berada dalam kebaikan, kan dilindungi dari sia-sianya perkataan.” Setiap perkataan, sebagaimana perbuatan, takkan satu pun terluput dari perhitungan. Yang buruk kan dipertanggung...

Belajar Ikhlas

“Ikhlas akan menyembunyikan namamu di hadapan penduduk bumi, namun menyemarakkannya di hadapan penduduk langit.” Tiada keindahan seindah ikhlas. Ia adalah kemurnian, kecerdasan memahami bahwa apa...

Mimpi, Lalu Wujudkan

“Bermimpilah, lalu wujudkan. Sebab bagian dari syukur adalah bermimpi dan mewujudkannya.” Bermimpi, adalah pendayagunaan anugrah bernama imajinasi. Sebab kita mampu berimajinasi, kita mampu bermimpi. Maka...

Hidup Terus Berlangsung Sebab Kegagalan

“Kehidupan terus berlangsung, bukan sebab kita tak pernah jatuh. Namun sebab kita jatuh, dan bangkit berkali-kali.” Telah Dia pergilirkan keberhasilan dan kegagalan. Dan itu lah...

Kekufuran dan Kesombongan yang Samar

“Keinginanmu untuk pasrah sebelum menyempurnakan usaha bisa jadi merupakan kekufuran yang samar. Sementara keteguhanmu untuk berusaha tanpa mengindahkan kepasrahan bisa jadi merupakan kesombongan terselubung. Keindahan...

Menanam Doa

“Tanamlah doa di kala lapang, agar dikabulkan doa di kala sempit.” Doa ibarat bibit. Kita tak pernah tahu kapan dan seperti apa ia kan dikabulkan...