“Latihan kepemimpinan sejati adalah kala tak punya posisi. Ketika tak ada yang bisa dipengaruhi kecuali diri sendiri.” Kepemimpinan selalu dimulai dari dalam. Ia tumbuh menghujam...
“Pada dia yang kucinta, kadang ku tergoda mengiba imbalan. Beruntung segera kuinsyafi bahwa cinta adalah pemberian.” Sesejatinya cinta adalah pemberian. Tengoklah ketulusan pemberian seorang ibu...
“Pasanglah mimpimu hingga melangit. Pastikan langkahmu kokoh membumi.” Bermimpi itu wajib. Dan impian itu mesti besar. Sebab memang kemampuan bermimpi kita miliki tuk mengajak diri...
“Obatilah pikiranmu dengan ilmu.” Pikiran, sebagaimana tubuh, bisa sakit. Bedanya, sakitnya pikiran kan akibatkan kerusakan yang samar. Menggerogoti jiwa tanpa disadari, hingga rapuh, dan jauh...
Dipresentasikan pada “Indonesia Hypnosis Summit”, 28 April 2012 Sekian banyak penggunaan istilah spiritual, mengapa mengajukan satu lagi? Ya, memang begitu banyak hal kini dikaitkan dengan...
“Sesejatinya kelezatan, hanya akan dinikmati setelah sepenuh sungguh melalui kesulitan.” Satu kali saya dipertemukan kembali dengan sebuah pertanyaan yang bertahun lalu pernah juga hadir dalam...
Kadang, saya mendapati diri saya memahami seorang pemimpin layaknya orang super yang datang dari langit. Tanpa sebuah proses, ia hadir dan menyelamatkan pengikutnya. Baru belakangan...
Pernah suatu kali saya mendengar kalimat seperti ini, “Kalau semua orang mau jadi pemimpin, lalu pengikutnya siapa?” Kalimat yang sungguh menohok diri saya kala itu...
“Sakit adalah saat bagi diri untuk mengenal tubuh lebih baik. Memahami apa yang terjadi. Mengenali apa yang mungkin terabaikan. Maka tiada yang layak diucap selain...
“Hadirnya kecewa, sebab terpasangnya harapan nan tak dilengkapi keikhlasan kala menjalankan.” Kecewa adalah sebuah gejala, akan hadirnya hasil yang terkesan lebih rendah dari harapan. Ya...