Ada Jalan Kesempurnaan, dalam Ketidaksempurnaanmu

“Ketidaksempurnaanmu, adalah jalan Tuhan tuk menyempurnakanmu.” Dulu kita tak sanggup mengurus diri barang sejenak. Begitu banyak kesulitan kita lalui, hingga akhirnya mandiri lah diri ini...

Belajar Bersyukur

“Tuhan selalu punya cara untuk mengajari kita bersyukur. Salah satunya adalah dengan tidak serta merta mengabulkan apa yang kita inginkan.” Apa yang kita inginkan, belum...

Merindu Guru Sejati

“Guru sejati, diamnya pun mengajari.” Adalah guru, yang konon digugu dan ditiru. Dikatakan konon, sebab menjumpai guru yang semacam ini memang sedang agak langka. Setidaknya...

Kita adalah Guru, Sebelum yang Lain

Kala kanak-kanak, bolehlah kita hanya ingin bermain, tak pusing dengan hal yang dinamakan pekerjaan. Halal bagi kita berbuat salah, sebab setiap kesalahan adalah lahan pembelajaran...

Tantangan Kemudahan

Satu kali saya pernah berbincang dengan seorang kawan tentang kisah-kisah masa sekolah kami. Beberapa menit berjalan, sampailah kami pada tema, “Anak zaman sekarang mah enak...

Menyemai Cinta

“Cinta adalah buah dari mencintai. Bibitnya adalah ikhlas. Bunganya adalah rindu.” “Wit ing trisno,” nasihat orang tua Jawa, “jalaran sako kulino.” Dengan bahasa mudah, dikatakan...

Merasa Tahu: Perintang Ilmu

“Merasa tahu, adalah tanda ketidaktahuan.” “Bagaikan padi,” ungkap ajaran bijak, “semakin berilmu seseorang, semakin ia merunduk.” Sebuah nasihat yang masuk akal, sebab adalah niscaya bagi...

Kala Mendapati Kebaikan dan Keburukan

“Di sebalik keburukan seseorang, sadarilah kebaikannya. Di sebalik kebaikan seseorang, maklumilah kekurangannya.” Adalah fitrah bagi jiwa tuk cenderung pada kebaikan. Pun adalah fitrah bagi jiwa...

Dimana kah Letak Keangkuhan?

“Dimana kah letak keangkuhan, kala mengenang dari apa diri bermula, dan bagaimana ia kan berakhir?” Keangkuhan, secantik apapun bentuknya, takkan pernah menarik hati. Sebab keangkuhan...

Tahu Diri

Adakah kau percaya pada kesempurnaan penciptaan Tuhan, wahai diri? Bahwa Dia ciptakan segala tanpa cacat, tanpa kesia-siaan? Maka sungguh berani jiwa yang mengatakan dirinya biasa...