Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan Pak, saya sudah ikut training yang Bapak rekomendasikan. Kok saya nggak dapet apa-apa ya? Biasa aja tuh. Ted, aku sudah baca buku yang katamu bagus, tapi nothing special tuh. Mas, saya sudah baca juga buku yang Mas ceritakan tadi. Tapi kok saya nggak bisa mendapatkan pelajaran seperti layaknya Mas ya? Menyelesaikan […]

Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan Adalah Pak Wid—begitu beliau biasa disapa—yang dengan begitu proaktif menghubungi panitia menawarkan sebuah paper hasil penelitian sementara beliau tentang pola-pola bahasa dalam literatur Jawa Kuno. Meskipun beliau mengakui bahwa kajian ini baru dimulai, dan memiliki banyak keterbatasan dalam melakukannya, sesi yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam di Indonesian NLP Conference

Indonesian NLP Conference #2: Sebuah Rintisan NLP ala IndonesiaRead More »

Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan “Apa itu NLP?” Sebuah pertanyaan standar yang pasti dilontarkan oleh rekan-rekan yang baru mendengar istilah Neuro-Linguistic Programming. Sementara Anda tentu sudah membaca beberapa artikel saya tentang hal ini di website, berikut ini 3 jawaban sederhana yang saya jadikan pengantar pada “The 1st Indonesian NLP Conference”, 3 April 2010 lalu.

Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan Seiring dengan proses editing naskah saya, saya pun melakukan peninjauan kembali naskah tersebut dari awal hingga akhir. Sebuah proses yang melelahkan, namun sekaligus mencerahkan. Kok mencerahkan? Ya, karena rupanya saya jadi berkesempatan untuk meninjau kembali berbagai pemahaman yang sejauh ini telah begitu mapan saya tanam dalam diri saya tentang NLP. Uniknya,

Revisiting ‘My’ NLPRead More »

Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan Saya memulai pengembangan Spiritual NLP dengan alasan yang amat sederhana. Sebuah alasan yang berangkat dari keawaman saya mengenai ranah spiritual dan agama. Ya, saya bukanlah seorang ustadz, apalagi ahli agama. Saya adalah praktisi psikologi. Sementara itu, jauh di atas profesi saya, saya adalah seorang Muslim, yang menikmati keislaman saya. Nah, dalam

Agenda Spiritual NLPRead More »

Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan Wah, apa nih? Ya, Spiritual NLP. Maksudku, apa lagi nih? Memangnya NLP kurang, kok musti dispiritualkan? Begitulah. Wah, bukannya NLP itu sudah komplit? Kurang apa lagi? Beneran pengen tahu?

Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan Sudah hampir 5 tahun sejak pertama kali saya mengenal NLP. Sebuah masa yang pendek jika dilihat dari angkanya, sekaligus panjang saat dirunut tiap detik yang ada di dalamnya. Betapa tidak? Begitu banyak hal—hal-hal yang belum pernah terpikir oleh saya sebelumnya—terjadi ketika saya belajar dan mempraktikkan NLP secara serius. Wah, kok kayaknya

NLP Dalam Hidup SayaRead More »

Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan Si A itu galak. Si B itu nyebelin lho. Demikian 2 kalimat yang saya dengar beberapa waktu belakangan di sebuah kantor. Beruntung, alih-alih mode gosip, yang muncul dalam kepala saya adalah alarm Meta Model. Ya, 2 kalimat tersebut jelas-jelas mengandung pelanggaran Meta Model, yang tidak saja punya efek hipnotik pada pendengarnya,

Mengapa Fitnah Itu Lebih Kejam Daripada Pembunuhan?Read More »