Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan Wah, apa nih? Ya, Spiritual NLP. Maksudku, apa lagi nih? Memangnya NLP kurang, kok musti dispiritualkan? Begitulah. Wah, bukannya NLP itu sudah komplit? Kurang apa lagi? Beneran pengen tahu?
Author: Teddi Prasetya
Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan Sudah hampir 5 tahun sejak pertama kali saya mengenal NLP. Sebuah masa yang pendek jika dilihat dari angkanya, sekaligus panjang saat dirunut tiap detik yang ada di dalamnya. Betapa tidak? Begitu banyak hal—hal-hal yang belum pernah terpikir oleh saya sebelumnya—terjadi ketika saya belajar dan mempraktikkan NLP secara serius. Wah, kok kayaknya
Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan Si A itu galak. Si B itu nyebelin lho. Demikian 2 kalimat yang saya dengar beberapa waktu belakangan di sebuah kantor. Beruntung, alih-alih mode gosip, yang muncul dalam kepala saya adalah alarm Meta Model. Ya, 2 kalimat tersebut jelas-jelas mengandung pelanggaran Meta Model, yang tidak saja punya efek hipnotik pada pendengarnya,
Mengapa Fitnah Itu Lebih Kejam Daripada Pembunuhan?Read More »
Fiuh, jari-jari saya tergerak juga untuk menuliskan hal ini. Sudah lama ingin, hanya merasa kisahnya masing panjang. Belum saatnya. Tapi, sebab banyak orang yang bercerita tentang impiannya belajar NLP, dan belum kunjung melangkah jua, bulatlah tekad saya untuk berbagi perjalanan pendek saya. Well, NLP bukanlah apa-apa bagi saya. Ia hanyalah pencarian kecil, yang semakin dicari,
Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan Meta Model? Meta Model yang buat nanya-nanya itu? Yak, tepat sekali! Masak sih bisa buat berempati? Bukannya malah bikin orang sebel ya? Ya, memang bisa bikin orang sebel, kalau belum tahu cara menggunakannya dengan benar. Loh, memangnya gimana cara menggunakan Meta Model dengan benar?
Ted, kemarin kan abis review. Wah, pusing berat, aku dibantai abis. Loh, kok sekarang masih utuh? Hehehe…bisa aja lo. Maksudnya, aku kemarin dimarah-marahin sama bosku. Ya, udah biasa kan? Iya sih. Cuman kok rasanya, sampai sekarang rasa takut itu masih terasa terus ya. Padahal biasanya aku tuh bebal loh. Terus?
Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan Sebuah artikel yang menarik saya temukan di milis Daarut Tauhid. Judulnya, “The Power of Subconscious Mind, Adakah?”, karya Saudariku Firliana Putri. Wow, benar-benar judul yang mengandung banyak makna. Dianalisa dari sudut pandang linguistik, dengan menggunakan kata tanya ‘adakah’, judul tersebut sedang menanamkan sebuah asumsi yang ambigu. Saya katakan ambigu karena kalimat
The Power of Subconcsious Mind: Seberapa Besarkah?Read More »
Oleh: Teddi Prasetya Yuliawan Artikel ini adalah proses chunk down dari artikel gubahan Pak Ronny mengenai proses latihan modeling yang dilakukan oleh para peserta program Licensed Master Practitioner of NLPTM selama 7 hari. Yap, asyik sekali bertemu dengan orang sekelas Pak Yan Nurindra. Orang seperti Pak Yan inilah yang pantas menyandang sebutan expert, yang tidak hanya tahu, paham,
“Yesterday is history. Tomorrow is mystery. Today is a gift, that’s why we call it PRESENT.” Demikian kalimat terkenal yang tentu Anda tahu kalau sudah pernah nonton film Kung Fu Panda. Nasihat bijak nan berharga itu dituturkan oleh Guru Oogway kepada Po yang begitu gelisah menjalani latihannya untuk menjadi seorang Pendekar Naga. Film yang “NLP
Sebuah pengalaman yang teramat menyenangkan, ketika pada 10-12 April lalu saya berkesempatan memenuhi sebuah undangan untuk sharing di Makasar. Tidak saja karena ini adalah kunjungan pertama saya ke wilayah Sultan “Ayam Jantan dari Timur” Hasanuddin itu, melainkan karena saya diundang oleh 4 Sekawan yang istimewa. 4 Sekawan? Yang tokoh dalam novel itu?

Recent Comments