1 Maret 2013 lalu adalah momen penantian panjang saya untuk bisa belajar langsung dari salah satu pendiri Neuro Semantics, L. Michael Hall. Mengikuti tulisan beliau sejak 2008, pertemuan seminggu lebih itu seperti memuaskan dahaga saya akan berbagai pertanyaan yang menggelayut selama ini. Ya, Hall merupakan salah satu sosok yang bagi saya amat unik di jagat […]

Sungguh saya tak habis pikir, bagaimana seorang Ibu atau pengasuh bisa begitu kreatif mencari berbagai cara untuk membujuk seorang anak untuk makan. Dimulai dari berbagai bujukan hingga permainan, yang entah bagaimana, seketika suapan demi suapan masuk tanpa disadari. Ya, seorang Ibu bisa begitu luwes nan lentur demi memastikan sang anak makan dengan sukarela. Dari jutaan

Berpura-puralah, dengan Sungguh-sungguhRead More »

“Bagaimana sih, ceritanya pacing-leading bisa menjadi jalan untuk membangun keakraban?” Demikian pertanyaan yang seringkali saya dengar pada beberapa kelas yang di dalamnya saya selipkan materi tentang cara membangun rapport ala NLP. Sebagaimana hobi saya memang amat gemar membagi pengetahuan apapun yang saya miliki sekalipun baru secuil, maka saya pun teringat pengalaman saya di kelas NLP

Secuplik Tentang Pacing-LeadingRead More »

The map is not the territory. Peta bukanlah wilayah yang sebenarnya. Presuposisi yang satu ini adalah senjata ampuh bagi praktisi NLP terutama untuk menerangkan bagaimana setiap manusia memiliki keunikan tersendiri karena setiap manusia menggunakan model dunianya masing-masing. Saya sendiri berpikir presuposisi ini adalah titik kunci pembeda NLP dengan yang lain. Karena itulah yang mendasari proses

The Map is not the Territory, So What?Read More »