“Apa yang dilakukan era digital pada kita adalah kedangkalan.” “Video ayah itu,” ujar anak keduaku, “ada nggak sih yang fun gitu?” Aku tersenyum kecut. Karena...
“Obsesi pada kecepatan, kerap melalaikan kita dari kedalaman.” Istilah dromologi pertama kali ku baca di buku karya Yasraf Amir Piliang, Dunia yang Berlari. Beliau menuturkan...
Ikhlas, diajarkan oleh para guru, bermakna murni. Persis serupa susu yang paling murni, belum tercampur apapun. Susu, dicampur dengan kopi dan teh, akan tetap teridentifikasi...
Sengaja ku bubuhkan tanda tanya pada judul, untuk menunjukkan sebuah keheranan. Pandemi dahsyat yang berdampak global ini, dari negara besar hingga kecil, dari kota hingga...
Kecemasan, adalah penanda tuk bertanya ke dalam diri: adakah aku masih relevan? Di masa penuh ketidakpastian seperti pandemi ini, kecemasan sering hadir tanpa diundang. Dan...
Salah satu hal yang membantuku mensyukuri adalah menerima bahwa ada hal-hal yang tak bisa dipungkiri. Tak semua orang beruntung memiliki pilihan. Ada kondisi yang seolah...
Mari kita mulai bermimpi, melampaui masa pandemi ini. Sebab tak ada kepastian apa yang akan kita lewati, maka yang kita perlukan adalah energi untuk bergerak...
Teramat wajar di masa pandemi ini, kita bersedih atas apa yang hilang. Pekerjaan yang hilang. Pelanggan yang hilang. Penghasilan yang hilang. Kesenangan yang hilang. Hasrat...
Meski jarak fisik memisahkan, ku rasakan, tahun ini adalah momen pembaruan hubungan. Hubungan keluarga, persahabatan, pekerjaan yang memang terjalin sehari-hari jadi lebih hakiki. Sebab tak...
Tahun ini kita belajar, bahwa tak ada yang benar-benar bernama kepastian. Kepastian hanyalah keinginan kita. Keinginan yang sudah ada sejak ayahanda kita Adam dulu digoda...