“Keahlian itu dibangun. Dari ketekunan ke ketekunan. Gagal adalah ruang pembelajaran. Masukan adalah asupan.” Keahlian ibarat bangunan. Sebuah gedung, misalnya, sungguh memerlukan sungguh teramat banyak bahan-bahan, yang diolah satu demi satu, tahap demi tahap, hingga tegak kokoh berdiri. Setiap orang menyumbang bagian, tak ada bangunan besar lahir sendirian. Pernah kudengar beberapa bangunan rubuh. Dan sebabnya […]
Author: Teddi Prasetya
“Sabar, adalah modal pembelajar dan pengajar. Tanpanya takkan lahir pembelajaran.” Sabar berarti menikmati proses. Kadang ini sungguh menantang, terutama jika hasil akhir begitu diidamkan. Namun perjalanan yang tak dinikmati di awalnya, pun akan sulit dinikmati pada akhirnya. Sebab kenikmatan dalam hidup bukanlah hal yang menyendiri. Ia adalah rangkaian tiap makna yang dirangkai tiap langkah kaki.
“Hati kan bersatu, kala mengabdi pada Yang Satu.” Banyak usaha dilakukan oleh organisasi bisnis untuk membentuk budaya kerjasama tim yang solid. Berbagai insentif dikeluarkan bagi tim yang mampu menunjukkan perilaku kerjasama yang baik. Sebagian berhasil, sebagian tidak. Yang berhasil pun, kiranya begitu mudah jatuh karena hal-hal kecil nan sepele. Sementara itu, di sudut-sudut bumi, kadang
“Ilmu serupa pakaian. Ia yang paling nyaman dipakai adalah yang telah diukur pas dengan badan.” “TIdak semua orang,” kata Pak Andrias Harefa, gurunya para trainer dan penulis itu satu kali kami pernah berbincang, “bisa mengajarkan sesuatu dengan otentik. Karena ilmu yang otentik mestinya adalah ilmu yang ketika masuk ke dalam diri seseorang, telah melewati dirinya
Coaching adalah sebuah proses dialog yang terfokus. Maka pertanyaan pertama yang selalu ditanyakan oleh coach pada klien adalah: apa tujuan yang ingin Anda capai? Dan sebagai coach, saya hampir tidak pernah menemui klien mampu menjawab dengan jelas dan spesifik di kesempatan pertama. Apalagi jika sesi itu adalah sesi perdana. Jauh lebih sering jawaban yang meluncur
Coaching Insight #7: Apa yang Benar-benar Jadi Tujuan?Read More »
“Bukan tugas guru untuk memahamkanmu. Pemahaman lahir dari usahamu sendiri.” Pemahaman adalah anak tangga setelah pengetahuan. Meski menurut Taksonomi Bloom hanya lebih tinggi satu langkah, jarak antara keduanya bisa teramat jauh. Pernahkah merasa baru memahami sebuah ilmu, bertahun-tahun sejak pertama kali mempelajarinya? Kerap kudapati diri ini merindu guru yang mampu menjelaskan berbagai pengetahuan dengan mudah
“Kita, adalah apa-apa yang kita biasakan.” Dua minggu lalu, laptop ku tersiram kopi. Sedikit saja, dan ia mati seketika. Ya, ia mati tak tak hidup lagi. Ketika kuserahkan pada ahlinya, aku pun menerima penawaran penggantian kerusakan yang luar biasa besarnya. Hampir-hampir seharga laptop baru. Aku pun meringis, sembari mengelola gejolak jiwa ini, yang lazimnya dalam
Beberapa tahun memfasilitasi organisasi untuk membenahi budaya mereka menguatkan kesimpulan bahwa kunci utama ada pada kepemimpinan. Jadi paham jika Edgar Schein menjuduli buku fenomenal beliau dengan Organizational Culture and Leadership. Sebab pertama-tama, pemimpin lah yang membentuk budaya, baru kemudian budaya yang akan membentuk bagaimana kepemimpinan dijalankan. Tidak mengherankan pula jika Carolyn Taylor, konsultan spesialis budaya
Coaching Insight #6: Coaching dan Perubahan Budaya OrganisasiRead More »
Saat berbagi tentang coaching, kerap saya dapati pertanyaan dan pernyataan dari sobat-sobat yang mengungkapkan kesulitan mereka menjalankan beberapa kompetensi coaching. “Susah juga ya, nggak boleh ngasih tahu, nggak boleh mengarahkan. La kalau mereka memang perlu pengarahan dan diberi tahu gimana?” tanya mereka. Pertanyaan dan pernyataan senada ini, hemat saya, lahir dari pemahaman yang belum mendalam
Sebuah tantangan tersendiri, ketika klien coaching saya adalah karyawan yang ditugaskan oleh perusahaan. Ditambah lagi mereka belum pernah mendengar tentang coaching. Ada beberapa langkah, teknik, dan trik yang perlu dilakukan agar keseluruhan sesi berjalan lancar. Namun ada satu hal yang saya ingin ulas kali ini. Ya, karena ditugaskan oleh perusahaan, dalam hal ini diwakili oleh

Recent Comments