“Tak ada kata menunggu, ketika ada buku.” Menunggu itu hanya terjadi pada mereka yang tak berteman dengan buku. Sebab menunggu, yang kerap identik dengan kesan membosankan itu, adalah kekosongan aktivitas tersebab tak ada rencana untuk melakukan sesuatu di kala itu. Jika ada rencana, tentu bukan menunggu namanya. Dan biasanya, terjadi menunggu ini karena ia tak […]

“Sebenarnya, tersedia banyak pelajaran. Sayangnya, tak semua orang gemar mengambil pembelajaran.” Ya, pembelajaran itu diambil. Ia tak datang sendiri. Sebab pengetahuan, pemahaman, hingga keterampilan, adalah sesuatu yang lahir dari proses pengolahan. Seenak dan sebergizi apapun hidangan, hanya kan menjadi nutrisi kala ada usaha untuk memakan, mengunyah, dan menelannya. Ia tak berharga sampai kita memakannya. Begitupun

Mengambil PembelajaranRead More »

Sungguh banyak yang mengira, bahwa pengetahuan lahir dari mendengar semata. Cukup memasang telinga, dan pengetahuan hadir dengan sendirinya. Jika yang demikian ini benar, maka betapa banyak ilmu kita. Sebab telinga ini tak pernah tertutup, maka setiap yang didengar kan masuk tak terbendung. Sayangnya, pengetahuan tak hadir dengan cara demikian. Buktinya, meski telinga demikian terbuka, dua

Bertanya: Langkah Awal Mendapat PengetahuanRead More »

“Jika bukan melalui guru, lalu dari mana kita kan mendapat kucuran ilmu?” Tak ada pilihan lain bagi pembelajar yang ingin mendulang banyak ilmu, selain mengembangkan terlebih dahulu kesabaran dalam menghadapi guru. Tidak hanya kesabaran dalam arti berusaha menerima dan mencerna ilmu yang diajarkan, melainkan juga kesabaran dalam menerima pribadi beliau apa adanya. Seorang guru hanyalah

Jika Bukan Karena GuruRead More »

“Tanda perlunya tubuh akan makanan adalah lapar. Tanda perlunya pikiran akan ilmu adalah kebodohan.” Setiap hal ada ilmunya. Bahkan hal terkecil dan sederhana sekalipun. Cara memotong bahan makanan, bisa mempengaruhi keseluruhan rasa. Waktu yang tepat untuk memberi pupuk, berdampak pada berton-ton hasil panen. Dan atas hasil yang tak diharapkan itu, kita kerap bingung. Gejala bingung

Ilmu Makanan PikiranRead More »

“Lalu bangunlah batu bata ilmu satu demi satu. Pada waktunya nanti, kau kan takjub pada megahnya keahlianmu.” Sejak taman kanak-kanak (bahkan kelompok bermain) hingga kuliah kita belajar menggunakan kurikulum yang telah disediakan. Begitu kagumnya kita pada para guru TK, yang ternyata untuk memandu kegiatan bermain saja menggunakan desain kurikulum demikian cermat. Maka pendidikan yang baik,

Kurikulum HidupRead More »

“Jika tak hendak bersabar terhadap guru, maka bersabarlah dalam kebodohanmu.” Memang ada guru yang baik, berilmu dalam nan luas, dengan gaya mengajar yang menyenangkan banyak orang. Namun sebagaimana kita tahu, beliau tak pernah menguasai segala jenis ilmu. Sebab ilmu ibarat bangunan, takkan kita temukan satu toko bahan bangunan pun yang bisa menyediakan keseluruhan bahan yang

Bersabar pada GuruRead More »

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Yang Menguasai Hari Pembalasan. Hanya kepadaMu kami menyembah, dan hanya kepadaMu kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. Jalan orang-orang yang Kau berikan nikmat, bukan jaan orang-orang yang kau murkai, dan bukan pula jalan

Belajar Adab Belajar dari Al FatihahRead More »

Ya Tuhanku, berikanlah ilmu kepadaku dan masukkan aku ke golongan orang-orang shalih, jadikan aku buah tutur yang baik bagi orang-orang setelahku, jadikan aku orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan. Asy Syu’ara: 83-85 Doa ini dihadapkan padaku sehabis subuh tadi. Ia demikian menyentuh, hingga lidah ini membacanya berulang-ulang dengan penuh keterpukauan, seolah-olah untuk pertama kalinya

Belajar Doa PembelajarRead More »