Di lewat tengah Ramadan ini, aku merenungi kisah iblis si pembangkang. Kisah ini, terasa olehku, menunjukkan betapa Allah itu Maha Pengasih, Maha Penyayang. Bayangkan, makhluk yang Ia ciptakan, melawan perintahNya secara terang-terangan. Tidak cuma dalam sekali kalimat, tapi terus berlanjut. Iblis tidak mau bersujud. Kemudian melanjutkan dengan sumpah akan menyesatkan manusia. Bayangkan, bayangkan saja. Jika […]
Category: Tadabbur
Dalam setiap perayaan Idul Adha, khatib shalat sering mengangkat penggalan kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail as sebagai pelajaran. Ayat yang kerap dikutip adalah QS Ash-Shaffat ayat 102 yang terjemahannya adalah sebagai berikut: “Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, ‘Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah
Jika sakit didefinisikan sebagai ketiadaan sehat, ketiadaan keadaan yang sempurna, maka ia mengandaikan adanya ruang. Ruang jeda antara kondisi yang seharusnya (sehat) dengan kondisi saat ini (sakit). Sakit flu bermakna jeda antara kondisi hidung meler dan mampet dengan hidung bersih dan lega. Dengan demikian, sakit adalah tanda diri yang tak berada dalam keadaan paripurnanya, dalam
Ada alasan mengapa perintah membaca adalah perintah pertama. Sebab membaca adalah aktivitas untuk mengambil kendali atas pikiran kita. Dan pikiran kita adalah pintu masuk apa-apa yang akan jadi tindakan dan kebiasaan. Hingga pada akhirnya menjadi karakter dan nasib. Namun bukankah kita selalu membaca? Status media sosial, artikel, iklan, bahkan video pun sejatinya adalah sebentuk bacaan?
Beberapa kawan kerap bertanya, “Mas, bagaimana ya biar aku suka membaca?” Sekian lamanya aku kerap memberikan tips yang ku temukan dari sedikit pengalaman hidup, sebagai penggemar bacaan sejak SD, meskipun baru serius kala kuliah. Tapi lama-kelamaan, ku rasakan tips seperti itu tak banyak gunanya. Sebab tips itu hanya berlaku dalam pengalaman hidupku. Ia menempati ruang
“Muhammad berwajah masam dan berpaling. Karena seorang buta telah datang kepadanya. Tahukah kamu (Muhammad) barangkali ia ingin menyucikan dirinya dari dosa, atau ia ingin mendapatkan pengajaran yang memberi manfaat kepadanya? Kepada orang yang merasa dirinya serba cukup (para pembesar Quraisy), kamu (Muhammad) memberi perhatian kepadanya, padahal kamu tidak tercela sekiranya pembesar Quraisy tidak beriman. Adapun
Puasa itu ibadah yang unik. Allah Swt katakan bahwa ini adalah ibadah khusus bagiNya, dan karenanya Dia sendiri yang kan mengganjarnya. Hitungan pahala puasa itu tak bisa dihitung oleh manusia. Tak seperti shalat yang jika berjamaah ia bernilai 27 kali. Tak pula seperti membaca Qur’an yang dihitung per huruf.
Sebagian orang berpikir, bulan Ramadhan adalah bulan yang mengurangi keleluasaan. Maka ada sebuah gurauan yang mengatakan, “Apa makanan yang paling dikangenin selama bulan Ramadhan? Makan siang.” Di antara kenikmatan makan lain yang masih ada, saat sahur dan berbuka, kiranya makan di siang hari—apapun menunya—adalah hal yang dirasa hilang selama Ramadhan. Padahal sebenarnya yang membatalkan puasa—dan
Baik yang terbiasa berpuasa maupun tidak, toh di bulan Ramadhan, ada kecenderungan untuk merasa lemas dan mengantuk. Mungkin karena bangun lebih pagi tersebab sahur. Asupan yang memang tak sebanyak biasanya, sehingga tubuh menyesuaikan diri. Atau ibadah malam yang ditambah sehingga waktu istirahat berkurang. Maka memang ada kebiasaan di berbagai organisasi untuk mengurangi atau setidaknya mengatur
Carilah pahala akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia. Berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Al Qasas: 77 Inilah umat yang disebut sebagai pertengahan. Yang tak ekstrim

Recent Comments