“Mas, saya sudah sering mengundang trainer untuk memberikan pelatihan di kantor. Tapi tidak pernah terasa ada efek yang signifikan.” “Perusahaan kami memutuskan untuk mengundang salah seorang pembicara terkenal. Setelah sesi selesai, hampir semua orang terinspirasi. Tapi tak sampai seminggu kemudian kondisinya kembali seperti semula.” “Apa sih yang membuat fee seorang pembicara tertentu begitu tinggi? Saya […]

“Berqurban lah sepenuh jiwamu. Agar terputus kecintaan pada apa-apa yang sementara.” Sungguh miris kutengok diriku. Untuk sebuah gadget, hampir tak pernah ku berpikir panjang membelinya, kala memang dibutuhkan dan dana tersedia. Tapi ketika tiba lah seruan untuk berqurban, selalu saja jiwa ini lemah, dan mencari alasan kuat hingga akhirnya bisa melakukannya. Ya, aku pun berqurban,

Berqurban lah Sepenuh JiwamuRead More »

“Dosa itu membekas. Maka hapuslah dengan air mata taubat.” Samuel Smiles, penulis kenamaan asal Inggris itu, pernah mengatakan sebuah ungkapan yang menarik ini: “Taburlah pikiran, tuailah tindakan. Taburlah tindakan, tuailah kebiasaan. Taburlah kebiasaan, tuailah karakter. Taburlah karakter, tuailah nasib.” Saya suka dengan pilihan katanya: tabur dan tuai. Dapat kita maknai, bahwa tindakan bukanlah sesuatu yang

Dosa Itu MembekasRead More »

“Kematian adalah sahabat kehidupan. Ia memberikan arah dan harapan, akan perjumpaan kembali dengan Dia Yang Maha Hidup. Kepastiannya tak perlu kau risaukan. Maknanya bagi hidupmu lah yang perlu kau nikmati.” Sebuah nasihat pernah hadir, mengatakan bahwa mengingat mati adalah obat mengatasi kebiasaan berbuat buruk. Sebab diri yang sering mengingat mati, tentunya khawatir jika ia mati

Kematian adalah Sahabat KehidupanRead More »

“Salah satu ciri sebuah impian atau misi hidup yang efektif,” ujar Stephen R. Covey, “adalah kemampuannya memberikan arah dan tujuan. Ia adalah alat bantu untuk membuat keputusan-keputusan besar dan kecil.” Maka salah satu cara ampuh untuk mengetahui apakah impian kita memang benar-benar milik kita, adalah kemampuannya untuk menginspirasi kita membuat pilihan, setiap kali kita berada

Impian Itu Obat Anti GalauRead More »

“Aku lelah punya impian. Tak satupun yang terwujud. Jangankan terwujud, keinginan untuk memulai pun tak timbul,” ujar seorang kawan. Saya pun bertanya, “Milik siapa kah impianmu?” “Ya, milik ku lah,” jawabnya dengan agak terkejut. “Yakin? Bukan milik orang tuamu, kawan-kawanmu, atau masyarakat?” tanya saya. Berhenti sejenak, ia berkata, “Hmm.. Sebenarnya beberapa impianku itu memang tidak

Layaknya orang menaiki tangga, ia memerlukan pegangan yang lebih tinggi untuk ia pegang, hingga tubuhnya terus terangkat naik. Ketika sebuah tangga terlalu pendek, berhentilah kita memanjat, meski perjalanan bisa jadi masih amat jauh. Sungguh sering saya dapati para sahabat yang mengeluh akan beratnya hidup, sedang mereka bergelimang kemudahan. Sedikit usutan, dengan mudah terkuak bahwa mereka

Impian Itu Layaknya TanggaRead More »

Seorang sahabat bercerita tentang salah seorang muridnya yang sama sekali tak termotivasi untuk belajar. Setiap kali sahabat ini datang ke rumahnya, ia harus berjibaku demi mengajak sang murid untuk dapat mengikuti pelajaran dengan baik. “Sungguh hampir saya tak tahan menghadapi kondisi yang terus berulang ini, tapi tak kuasa untuk menyatakan dengan teguh keinginan berhenti pada

Masalah Anak, (Hampir) Selalu adalah Masalah Orang TuaRead More »

Menyambung obrolan dengan seorang sahabat yang saya tulis pada artikel sebelumnya, saya pun teringat pada beberapa hal yang saya lakukan untuk menjadikan setiap kegiatan pembelajaran menjadi mengasyikkan. “Kau boleh berhenti sekolah, tapi jangan pernah berhenti belajar.” Nasihat ini, sungguh menegaskan bahwa belajar harus kita jauhkan dari semata kegiatan dalam sekolah. Pandanglah belajar sebagai ruh kehidupan.

Merasakan Asyiknya PembelajaranRead More »

“Sadarilah, pekerjaan bukanlah beban. Ia adalah kehormatan yang diberikan Tuhan kepadamu.” Ada sebagian insan yang kala pengangguran, berjibaku mencari pekerjaan. Lalu setelah pekerjaan diraih, tak juga ia puas dan terus saja mengeluh, berharap keluhan itu kan mengantarkannya pada pekerjaan baru yang lebih baik. Menariknya, insan semacam ini, kala ditanya tentang pekerjaan apa yang akan memuaskan

Pekerjaan Bukan Beban, Ia KehormatanRead More »