“Bagaimana kah tetap produktif di masa sulit?” tanyamu. Lalu hadirlah firmanNya. “Bukankah Kami telah melapangkan hatimu? Dan Kami pun telah meringankan beban darimu, yang memberatkan punggungmu, dan Kami tinggikan namamu.” Asy Syarh: 1-4 Dalam seberat-berat keadaan, jika nafas masih di kandung badan, kita sejatinya masih diberi kekuatan. Dan kenyataan bahwa diri ini masih sadar pada […]
Category: Nasihat Diri
“Maka barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar zarrah, niscaya ia akan melihat balasannya. Dan barangsiapa yang mengerjakan keburukan sebesar zarrah, niascaya ia akan melihat balasannya.” Az Zalzalah: 7-8 Tidak sedetik pun diri ini lepas dari pengawasan. Pengawasan yang lebih dekat dari pemahaman akan diri sendiri. Dalam pengawasan, adakah insan yang kan bermain-main dalam hidupnya? Ada dua
“…pasti Allah akan mengangkat derajat orang-orang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” Al Mujadalah: 11 Hasil adalah buah dari tindakan. Tindakan yang baik kan lahirkan hasil yang baik. Tindakan yang buruk kan buahkan lahir yang buruk. Sesederhana itu tampaknya. Meski tak semudah itu dijalankannya. “Aku sudah melakukan tindakan terbaik yang mampu
“Hal itu karena sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu nikmat yang telah diberikanNya pada suatu kaum hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.” Al Anfal: 53 Kita hidup dalam naungan kekuasaanNya. Tidak ada secuil pun bagian dari diri yang tak berada dalam genggamanNya. Takkan ada sesuatu yang bergerak melainkan dengan izinNya.
“… petunjuk bagi orang yang bertakwa. Yaitu mereka yang beriman pada yang gaib, mendirikan shalat, dan menafkankah sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka..” Al Baqarah: 3 Sebagai abdi, tugas diri adalah mengabdi. Layaknya karyawan yang mengabdi pada perusahaan, ia kan dievaluasi untuk menentukan kelayakannya untuk tetap dipertahankan. Mereka yang tak memenuhi persyaratan kinerja, mesti
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri.” Ar-Ra’d: 13 Gagal merencanakan, berarti merencanakan kegagalan. Demikian nasihat ini kudengar sejak dulu. Merencanakan sesuatu perlu kesungguhan, sesungguh menjalankannya. Sebaik-baik rencana adalah ia yang mudah dijalankan. Sedang visi yang tak berujung pada aksi, kerap gagal dalam soal perencanaan ini. Hampir tak
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepadaKu. Adz Dzariyat: 56 Tugas kita jelas: menjadi abdi yang beribadah. Maka produktivitas kita dihitung dari seberapa banyak yang kita hasilkan dalam rangka ibadah. Beruntungnya, bagi kita, peluang ibadah ada pada setiap hal. Ya, setiap aktivitas yang diniatkan untuk ibadah, dijalankan sesuai syariah, akan
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Adalah tujuan diri ini menjadi abdi. Maka setiap detik, bahkan satuan waktu yang lebih kecil dari itu, selayaknya diarahkan untuk mengabdi. Lalai menyadari kenyataan ini tidak saja kan sebabkan tiap amalan tak diperhitungkan, melainkan juga hidup kan galau tanpa panduan. Betapa ponsel yang tak tersambung pada internet
“Yang perlu dikurangi ada 2: rasa malas dan kegiatan yang sia-sia. Niscaya, waktu melimpah adanya.” Sebuah masalah, ujar Einstein suatu kali, tidak bisa diselesaikan dengan level berpikir yang sama dengan level masalah itu muncul. Demikian kurang lebih yang pernah kami dengar. Mudahnya, jika ingin mendapatkan hasil yang berbeda, lakukanlah hal yang berbeda. Sebab cara yang
“Jangan pakai baju warna putih, gampang kotor,” nasihat orang tua sewaktu kecil kala kami meminta izin untuk mengikuti kegiatan lapangan. Persis seperti persepsi sebagian orang yang juga enggan memiliki cat, kendaraan, atau benda-benda lain yang berwarna putih, sebab dirasa lebih mudah kotor dibanding warna lain. Benarkah demikian? Tentu tidak. Soal kotor, semua warna sejatinya sama

Recent Comments