“Pada kesabaran, ada keberuntungan.” Demikian banyak janjiNya bagi orang-orang yang sabar. Mulai dari kebaikan kecil di dunia, sampai kebaikan besar di surga. Ada tempat khusus yang takkan terjamah kecuali oleh orang yang sabar. Ya, sebab sabar adalah hulu dari hilir segala kebaikan. Tiada kan lahir kebaikan, tanpa diawali kesabaran. Pada dia nan terburu-buru, kegagalan tinggal […]

“Kala orang lain berkali-kali tak jalankan apa nan kau minta, berkacalah pada caramu memintanya.” Ada sebagian insan yang merasa mampu mengendalikan perilaku orang lain. Ya, merasa. Ia meminta orang lain melakukan sesuatu, tanpa pernah benar-benar memahami apakah permintaannya dimengerti dengan baik. Maka kala yang diminta tak menjalankannya, tak kuasa lah ia mengendalikan kekesalan. Wajar, jika

Kala Pinta Tak BerbalasRead More »

“Ilmu paling berharga adalah kerendahan hati.” Hati nan direndahkan, adalah pintu ilmu. Sebab ilmu layaknya air, hanya mengalir pada tempat yang lebih rendah. Hati adalah pengendali pikir dan tubuh. Kala hati direndahkan, pikir dan tubuh kan mengikuti. Kala hati ditinggikan, pikir dan tubuh menutup diri. Pada hati yang direndahkan, ilmu kan hadir meski dari arah

Ilmu Paling BerhargaRead More »

“Tiadalah sesuatu yang sederhana, melainkan telah mengalami rangkaian kerumitan.” Sungguh mudah kini kita berkendara. Masuk kendaraan, pasang kunci, nyalakan mesin, dan siaplah kita meluncur. Bahkan bagi pengguna mobil otomatis, tak perlu lah lagi dipusingkan dengan keselarasan antara gas dan kopling. Cukup lah mainkan gas dan rem saja. Parkir pun tak rumit, sebab sensor yang peka

Kesederhanaan dan KerumitanRead More »

“Berbekal keyakinan, kan tampak bagi diri apa-apa yang bagi orang lain tak kelihatan.” Keyakinan, adanya dalam hati. Ia kesatuan pikiran dan perasaan. Mungkin ada unsur kelogisan diperlukan, namun ketika telah terbentuk, maka logis tak lagi relevan. Di titik inilah keajaiban manusia. Kala telah yakin, ia mampu melihat apa nan belum terlihat. Kadang ini berdampak buruk.

Cermati KeyakinanmuRead More »

“You are more than your score.” Demikian kalimat ini setiap hari saya dengar kala mengikuti sebuah pelatihan sertifikasi yang sangat intens. Kami belajar dari pagi hingga larut malam. Kami diuji dan dinilai setiap hari. Kami baru mendapatkan sertifikasi jika lulus ujian dengan angka tertentu untuk 7 kompetensi, dan angka itu harus kami dapat minimal 2

Menikmati Ujian, Menikmati PembelajaranRead More »

“Membaca dan memilah. Itulah guna mata dengan kelopaknya. Sebab tak semua yang tampak sedemikian adanya.” Seeing is believing. Demikian ujar sebuah nasihat. Bahwa kita yakin, tersebab kita melihatnya sendiri. Jadilah banyak insan gemar mencari bukti sebelum meyakini. Hingga sulit meyakini, kala tak tersaji apa yang tampak. Ada kalanya aku setuju dengan ini. Namun ada kalanya

Guna Mata Kala TerpejamRead More »

“Berniatlah tuk hening. Demi membiarkan makna-makna meresap perlahan mengisi ruang-ruang yang kering dalam jiwa.” Kehidupan ini riuh. Dan dalam keriuhan itulah kita terlibat menghidupkannya. Tanpa larut dalam riuh, kita tak ambil bagian, dan karenanya tak pula merasakan kenyataan. Dalam keriuhan, kita menghasilkan sesuatu, menyumbang sesuatu, menikmati sesuatu. Namun sebagaimana layaknya keterlibatan, kita utuh. Maka sulit

HeningRead More »

“Menjadi ahli dalam bidang apapun, diawali dengan ahli mengatasi rasa bosan akan pengulangan.” Bagi engkau yang berniat menjadi ahli, simaklah kisah para ahli. Segeralah kan ditemukan bahwa tak satu pun mereka menjadi ahli tanpa melalui pengulangan. Menariknya, pengulangan yang merupakan kunci keahlian ini, acapkali menjadi sumber kebosanan. Namun kebosanan bukanlah penghalang bagi mereka. Sebab jauh

Jadilah Ahli Mengatasi KebosananRead More »

“Ada insan yang memukau matamu, tapi tak berbekas dalam hatimu. Ada insan yang tak menarik matamu, tapi tertinggal dalam hatimu.” Apa sebab mata tersedia dua buah, namun diberi penutup? Benar. Sebab kita acapkali perlu melihat dua kali tuk bisa meyakini sesuatu. Namun penghilatan pun seringkali tertipu, maka diberilalah ia penutup berupa kelopak mata. Maknanya, kita

Dimana Kau Tinggalkan Jejak?Read More »