“Kita bukanlah apa yang kita miliki. Kita adalah apa yang kita beri.” Apapun yang kita miliki, dan berada dalam pundi-pundi, belumlah memiliki arti. Ketika usia kita diakhiri, seketika semua hilang, dan tak kita bawa mati. Ya, sebab yang kita segala miliki hanyalah alat untuk mengerjakan apa nan jadi kewajiban. Uang, belum berarti dan jadi tabungan […]

“Tak semua orang ingin menjadi ahli. Buktinya, tak semua orang mau tekun menempa diri.” Disebut unggul, lantaran seseorang memiliki sesuatu yang berarti, yang tak dimiliki oleh orang lain. Karenanya lah keunggulan disebut juga dengan advantage, keuntungan. Dari keunggulan, insan mudah dikenali, dan mudah dipilih orang. Kenallah kita dengan Michael Porter, yang konsepnya tentang competitive advantage

Harga dari Sebuah KeunggulanRead More »

“Tak ada kata menunggu, ketika ada buku.” Menunggu itu hanya terjadi pada mereka yang tak berteman dengan buku. Sebab menunggu, yang kerap identik dengan kesan membosankan itu, adalah kekosongan aktivitas tersebab tak ada rencana untuk melakukan sesuatu di kala itu. Jika ada rencana, tentu bukan menunggu namanya. Dan biasanya, terjadi menunggu ini karena ia tak

Tak Ada Kata MenungguRead More »

“Pekerjaanmu, bukanlah dirimu. Tapi apa yang kau kerjakan, itulah dirimu.” Di era ini, yang disebut pekerjaan seolah telah dibatasi. Jika nama beberapa profesi yang kerap didengar muncul, tenanglah hati ini. Namun ketika ada pekerjaan yang tak umum, refleks saja diri ini mengernyitkan dahi. Padahal dalam khazanah linguistik, pekerjaan adalah sejenis nominalisasi. Sebuah kata benda yang

Pekerjaanmu Bukanlah DirimuRead More »

“Bekerjalah, hai keluarga Daud, untuk bersyukur kepada Allah. Sedikit sekali hamba-hambaKu yang bersyukur.” (Saba’: 13) Aku teringat ketika pada suatu waktu meminta pada ibuku untuk membelikan sebuah terjemah Al Qur’an. Itulah terjemah Al Qur’an pertama yang segera saja kubaca begitu sampai di rumah. Tak selang beberapa hari, ku dengar ibuku berbincang dengan kakakku tentang apa

Bekerja untuk BersyukurRead More »

“Kehadiran adalah bentuk kesyukuran.” Pernahkah kau bicara dengan seseorang yang tepat berada di hadapanmu, namun yang kau rasakan adalah ia tak sedang bersamamu? Sementara itu… Pernahkah kau berjarak amat jauh dengan seseorang, namun kehadirannya demikian terasa dalam jiwamu? Ya. Keberadaan tidak selalu berarti kehadiran. Ada di tempat kerja, bukan berarti hadir di tempat yang sama.

HadirRead More »

“Alihkan fokus sejenak, tuk dapatkan sesegar-segarnya pemahaman.” Ada kalanya, diri ini terlalu intens mengerjakan sesuatu, sehingga beban terasa terlalu menekan. Layaknya mesin mobil yang overheat, pikiran dan perasaan tak sanggup lagi memproses ide secara optimal, yang ketika dipaksakan, mogoklah yang terjadi. Dalam kondisi serupa itu, berhentilah. Alihkan fokus sejenak pada hal yang berbeda untuk menyegarkan

Alihkan Fokus SejenakRead More »

“Alih-alih fokus pada apa yang salah dalam diri atau orang lain, fokuslah pada apa yang berjalan dengan baik.” Richard Bandler Dari khazanah ilmu bertajuk Neuro-Linguistic Programming (NLP) yang kupelajari 13 tahun terakhir, kalimat dari seorang rekan-pendiri di atas merupakan salah satu tema sentral yang penting untuk direnungkan. Bahwa seseorang yang mengalami fobia, misalnya, sejatinya memiliki

Arahkan EnergimuRead More »

“Ada tabiat pada tiap waktu.” Tak semua waktu itu sama. Ada tabiat pada tiap waktu. Waktu untuk bekerja adalah kala kita menyelesaikan tidur di pagi hari, hingga siang hari. Waktu untuk tidur adalah pada malam hari. Waktu untuk bersantai adalah habis maghrib hingga isya. Salah menempatkan aktivitas pada waktunya, dalam jangka panjang, kan hadirkan akibat

Optimalkan Waktu Paling ProduktifRead More »

“Sebenarnya, tersedia banyak pelajaran. Sayangnya, tak semua orang gemar mengambil pembelajaran.” Ya, pembelajaran itu diambil. Ia tak datang sendiri. Sebab pengetahuan, pemahaman, hingga keterampilan, adalah sesuatu yang lahir dari proses pengolahan. Seenak dan sebergizi apapun hidangan, hanya kan menjadi nutrisi kala ada usaha untuk memakan, mengunyah, dan menelannya. Ia tak berharga sampai kita memakannya. Begitupun

Mengambil PembelajaranRead More »