“Sejenak dalam keheningan, jauh lebih baik daripada berjam-jam dalam keramaian.” Sebagian orang ada yang gemar mengulur waktu kala harus menyelesaikan sesuatu. Ditunda-tundanya kerja penting itu hingga batas akhir, barulah ia kerahkan segala daya tuk menuntaskannya. “Ideku tak muncul jika belum terdesak,” demikian pembelaan yang kerap terucapkan. Benarkah demikian? Rupa-rupanya tidak. Dalam keadaan terdesak, diri ini […]

“Iman meyakinkan diri bahwa ada kemungkinan di depan sana, meski belum tampak di depan mata.” Perasaan terbebani itu muncul kala kapasitas tak sebanding dengan apa yang harus ditampung. Jika tak pernah angkat barbel, maka beban 1 kg saja sudah membuat tangan pegal. Namun latihan rutin seminggu saja, 1 kg itu tetiba terasa ringan. Bukan sebab

Tak Semua Hal Bisa Dikendalikan, Tapi…Read More »

“Ikhlas, agar solusi hadir tak disangka-sangka.” Ikhlas itu murni. Layaknya susu, ia tak tercampur oleh bahan-bahan lain. Maka mengerjakan sesuatu dengan ikhlas berarti menjalankan dengan semurni-murninya niat. Sedang niat itu sendiri adalah fokus, ia mengalirkan energi. Lalu energi itu menjadi gerak, dan gerak menjadi hasil. Insan yang produktif tentu berharap hasil yang paripurna. Yang tidak

Berlatih IkhlasRead More »

“Kunci keberhasilan adalah kebiasaan.” Aku teringat suatu kali pernah mendapatkan sebuah pembelajaran dari seorang salesman yang sukses. Rupa-rupanya, jika ditandai, perbedaan penjual sukses dan tidak adalah pada salah satu kebiasaannya. Ya, menjual pasti mengalami penolakan. Siapa yang tidak? Jangankan menjual barang dan jasa, menawarkan ide saja kita pun rentan pada penolakan. Nah, pada tiap penolakan,

Gunakan Ilmu “Next”Read More »

“Pengalaman berkesan selalu lahir dari penyelesaian atas permasalahan yang menantang.” Salah satu hal yang rutin kulakukan setiap tahun adalah memperbarui daftar riwayat hidup. Meski aku bukan orang yang gemar menulis daftar pengalaman dengan teramat mendetil layaknya otobiografi, paling tidak aku menulis ulang apa-apa saja hal yang sudah pernah kulakukan dan layak tuk diperhitungkan sebagai kemampuan.

Perbarui Daftar Riwayat HidupRead More »

“Kurang dan lebihnya sesuatu kan menurunkan produktivitasmu.” Segala yang berfungsi optimal adalah ia yang memiliki sumber daya nan cukup. Kekurangan sumber daya, sedikit saja, dampaknya amat signifikan. Ban yang kekurangan udara. Perut yang kekurangan makanan. Tubuh yang kekurangan gizi. Pikiran yang kekurangan ilmu. Hubungan yang kekurangan cinta. Ini sebabnya sebagian orang cenderung melebihkan sumber daya,

CukupRead More »

“Harta adalah alat. Tujuanlah yang jadikan ia manfaat.” Harta adalah alat. Inilah kaidah dasar yang mesti diingat oleh tiap insan. Sebab harta itu sendiri tak bisa dengan sendirinya melahirkan makna, ia mesti dimaknai. Dan makna yang lahir dari harta, bergantung pada bagaimana ia didapat dan bagaimana ia digunakan. Harta yang didapat dengan susah payah, meski

Kaidah Menggunakan HartaRead More »

“Tiap hal ada tempatnya.” Salah satu ciri kemajuan adalah ketertataan. Sesuatu yang tertata kan mudah ditemukan, ditelaah, dipelajari, dibangun kembali di atasnya. Betapa di era ini, aku kerap terkejut dengan desain rumah yang ukurannya mungil, namun karena penataan yang ciamik, terasa amat nyaman dan lapang. Sebaliknya, ruangan yang sejatinya cukup luas, tetiba terasa sempit, sumpek,

Rapikan DiriRead More »

Adalah Imam Ibnu Majah, satu dari 6 penulis kitab hadits rujukan utama, yang meriwayatkan sebuah momen kala Sayyidina Umar bin Khattab ra bertanya kepada Rasulullah saw, “Ya Rasulullah, harta seperti apakah yang sebaiknya kita miliki?” Maka beliau saw menjawab, “Hati yang selalu bersyukur, lisan yang senantiasa berdzikir, dan istri yang bisa menolongmu dalam urusan akhirat.”

Harta TerbaikRead More »

“Tahukah kalian siapa orang yang rugi itu?” tanya Sang Nabi pada para sahabatnya, sebagaimana dituturkan oleh Abu Hurairah dan dinilai shahih oleh Imam Tirmidzi. “Orang rugi di antara kami, wahai Rasulullah, adalah orang yang tidak memiliki dirham dan barang,” jawab sebagian dari mereka. Beliau saw pun melanjutkan, “Orang yang rugi di antara umatku adalah orang

Kerugian HakikiRead More »