Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan begitu (saja) mengatakan, “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. Al Ankabut: 2-3 Ujian, adalah tanda iman. Tak datang ujian, kecuali tuk menguji keimanan. […]

Apa yang kita tuai pastilah sudah sesuai dengan yang sudah kita tanam. Jikalau ia terasa kurang, pastilah ia tengah ditangguhkan. Jikalau ia terasa lebih, yakinlah ia harus dibayar di kemudian hari. KeadilanNya sempurna. KeadilanNya Maha. Akal ini lah yang terbatas memahami keadilanNya. Sebab keadilan memang tak berbanding lurus dengan rasa nyaman. Dalam keadilan, kadang nafsu

Menikmati KeadilanNyaRead More »

“Bagaimana cara menemukan seorang guru?” tanyaku pada seorang sahabat. Sebuah tanya di tengah kegundahan yang sulit dikendalikan. Naik turunnya iman, menukik tinggi, lalu menghujam dalam. Menjadikan tiap detik seolah perjuangan tanpa henti. Mendirikan satu demi satu batu bata bangunan iman, hanya untuk melihatnya runtuh kembali. “Benarkah kau memang sedang memerlukan seorang guru?” tanyanya kembali.

“Bersyukur itu menikmati setiap kejadian sebagai anugerah dariNya. Tanpa keluhan, hanya keikhlasan, sebab Ia pasti punya maksud di balik setiap hal yang Ia berikan. Dan, seketika setelah mendapatkan pembelajaran ini, mobilku pun ngadat.” Ya, tak sekali pemahaman saya diuji seperti ini. Sebuah pembelajaran yang hadir dalam pikiran, segera terpaksa tuk segera dipraktikkan. Kejadian hanyalah kejadian.

Segalanya AnugerahRead More »

 “Namamu bukanlah dirimu. Apa yang engkau pahami tentang ilmu, bukanlah ilmu itu. Apa yang engkau pahami tentang Allah, bukanlah Allah. Maka teruslah berjalan, dan temukan kebenaran baru.” Kita memahami, di atas pemahaman yang telah kita miliki sebelumnya. Apa yang pernah kita alami, apa yang terekam di sepanjang perjalanan, menjadi anak-anak tangga menuju ruang-ruang pembelajaran baru.

Anak-anak Tangga PemahamanRead More »

“Kebenaran itu luas. Kau temukan satu, yang lain telah menunggumu.” Pernah ada yang berkata kebenaran itu relatif. Benar bagi kita, belum tentu benar bagi orang lain. Ini ada benarnya, jika kita tak pernah mengikutsertakan Sang Pencipta dalam memahami kehidupan. Yang lebih tepat barangkali adalah kebenaran itu luas. Demikian luas hingga pikiran ini terlalu terbatas untuk

Kebenaran Itu LuasRead More »

“Dunia hanyalah tempat permainan dan senda gurau belaka. Lalu, apa itu “masalah”? Adakah yang dinamakan sebagai “kesedihan” dan “kegembiraan”?” Dunia dianggap sebagai permainan, sebab pembandingnya yang sungguh lebih besar. Ya, akhirat. Diri yang berpandangan pendek mungkin akan menganggap banyak hal sebagai sesuatu yang besar, padahal ia remah belaka kala dibandingkan dengan yang baka. Bagaimana tidak?

Memandang DuniaRead More »

Sesuatu jadi bersih itu sebab rajin dibersihkan. Maka sesuatu yang kusam, pastilah jarang dibersihkan.  Jiwa kita? Saya teringat beberapa kali pengalaman sehabis pulang kampung pasca lebaran. Lantai rumah yang ditinggal seminggu, biasanya tak bisa segera licin kembali dengan sekali sapu dan pel. Perlu beberapa kali membersihkan, hingga akhirnya lantai berkilau sejernih biasanya. Sungguh berbeda dengan

Beruntunglah yang Menyucikan JiwaRead More »

“Kulihat ketekunan, namun belum lagi nampak kebaikan.” “Saya melihat banyak penuntut ilmu pada zaman ini tekun dalam belajar,” tulis Syaikh Az Zarnuji dalam pembukaan kita beliau nan ternama, Ta’lim Muta’allim, “tapi tak berhasil menggapai manfaat dan buahnya—yaitu aplikasi ilmu dan pengembangannya. Sebab mereka salah jalan dan mengabaikan persyaratan.”

Dijadikan dalam diri kita passion, cetak biru yang kala dijalani kan hadirkan kesungguhan meski banyak rintangan, sebab kita adalah khalifah, wakil Tuhan di muka bumi. Sungguh tugas di bumi demikian banyak, takkan sanggup dijalankan oleh segelintir orang. Tuhan ciptakan banyak makhluk untuk menjadi abdiNya, memakmurkan buminya, menggunakan untuk sebaik-baik kepentingan makhlukNya. Maka memang dijadikanlah setiap

Passion itu AmanahRead More »