“Bersyukur itu menikmati setiap kejadian sebagai anugerah dariNya. Tanpa keluhan, hanya keikhlasan, sebab Ia pasti punya maksud di balik setiap hal yang Ia berikan. Dan, seketika setelah mendapatkan pembelajaran ini, mobilku pun ngadat.” Ya, tak sekali pemahaman saya diuji seperti ini. Sebuah pembelajaran yang hadir dalam pikiran, segera terpaksa tuk segera dipraktikkan. Kejadian hanyalah kejadian. […]

 “Namamu bukanlah dirimu. Apa yang engkau pahami tentang ilmu, bukanlah ilmu itu. Apa yang engkau pahami tentang Allah, bukanlah Allah. Maka teruslah berjalan, dan temukan kebenaran baru.” Kita memahami, di atas pemahaman yang telah kita miliki sebelumnya. Apa yang pernah kita alami, apa yang terekam di sepanjang perjalanan, menjadi anak-anak tangga menuju ruang-ruang pembelajaran baru.

Anak-anak Tangga PemahamanRead More »

“Kebenaran itu luas. Kau temukan satu, yang lain telah menunggumu.” Pernah ada yang berkata kebenaran itu relatif. Benar bagi kita, belum tentu benar bagi orang lain. Ini ada benarnya, jika kita tak pernah mengikutsertakan Sang Pencipta dalam memahami kehidupan. Yang lebih tepat barangkali adalah kebenaran itu luas. Demikian luas hingga pikiran ini terlalu terbatas untuk

Kebenaran Itu LuasRead More »

“Dunia hanyalah tempat permainan dan senda gurau belaka. Lalu, apa itu “masalah”? Adakah yang dinamakan sebagai “kesedihan” dan “kegembiraan”?” Dunia dianggap sebagai permainan, sebab pembandingnya yang sungguh lebih besar. Ya, akhirat. Diri yang berpandangan pendek mungkin akan menganggap banyak hal sebagai sesuatu yang besar, padahal ia remah belaka kala dibandingkan dengan yang baka. Bagaimana tidak?

Memandang DuniaRead More »

Sesuatu jadi bersih itu sebab rajin dibersihkan. Maka sesuatu yang kusam, pastilah jarang dibersihkan.  Jiwa kita? Saya teringat beberapa kali pengalaman sehabis pulang kampung pasca lebaran. Lantai rumah yang ditinggal seminggu, biasanya tak bisa segera licin kembali dengan sekali sapu dan pel. Perlu beberapa kali membersihkan, hingga akhirnya lantai berkilau sejernih biasanya. Sungguh berbeda dengan

Beruntunglah yang Menyucikan JiwaRead More »

“Kulihat ketekunan, namun belum lagi nampak kebaikan.” “Saya melihat banyak penuntut ilmu pada zaman ini tekun dalam belajar,” tulis Syaikh Az Zarnuji dalam pembukaan kita beliau nan ternama, Ta’lim Muta’allim, “tapi tak berhasil menggapai manfaat dan buahnya—yaitu aplikasi ilmu dan pengembangannya. Sebab mereka salah jalan dan mengabaikan persyaratan.”

Dijadikan dalam diri kita passion, cetak biru yang kala dijalani kan hadirkan kesungguhan meski banyak rintangan, sebab kita adalah khalifah, wakil Tuhan di muka bumi. Sungguh tugas di bumi demikian banyak, takkan sanggup dijalankan oleh segelintir orang. Tuhan ciptakan banyak makhluk untuk menjadi abdiNya, memakmurkan buminya, menggunakan untuk sebaik-baik kepentingan makhlukNya. Maka memang dijadikanlah setiap

Passion itu AmanahRead More »

Beberapa tahun belakangan, kata passion menjadi tren yang gemanya cukup kencang. Satu sisi, ajakan untuk mengenali passion. Sisi lain, keinginan individu untuk menjalani hidup sesuai passion. Saya sendiri termasuk pendukung setiap orang yang ingin menemukan dan menjalani kehidupan sesuai dengan passionnya. Sebab passion, dalam definisi yang saya yakini, adalah sebuah cetak biru kehidupan yang Tuhan

PassionRead More »

“Jika ada yang katakan kesabaran ada batasnya, maka kemarahan dan kekecewaan pun ada batasnya pula.” Demikian biasa terdengar. Sebuah kalimat yang tentu memiliki alasan. Atau menjadi alasan, untuk tidak merasa sabar. Dulu, aku berpikir bahwa kalimat ini amat perlu direvisi. Ya, mempelajari beragam ilmu dan meretas secuil hikmah saja telah mengajarkanku bahwa kesabaran sungguh tidak

Kesabaran Itu Ada BatasnyaRead More »

Segala tempat bergantung, selama ia makhluk, pasti akan musnah. Maka bergantung pada makhluk, lalu merasa goyah, adalah sebuah keniscayaan. Bergantunglah pada Dzat yang takkan lemah, yang menjadi sandaran segala makhluk, suka atau tidak, sadar atau tidak. Selain itu disukaiNya, jiwamu pun kan tenteram karenanya. Kala sesuatu digantungkan pada tempat yang lebih tinggi, mudah memahami hakikat

Bergantung Pada yang TinggiRead More »