“This ummah doesn’t stand for mediocrity.” Ustadz Nouman Ali Khan Ya. Telah difirmankanNya bahwa kita diciptakan dalam sebaik-baik bentuk, sesempurna-sempurnanya ciptaan. Bukan berarti tidak punya kekurangan, melainkan diri ini telah dianugerahkan potensi yang siap untuk digunakan memproduksi kebaikan-kebaikan. Maka sungguh tak mengherankan ketika kita tengok sejarah panjang, nama-nama emas nan gemilang berjajar dari dekade ke […]
Author: Teddi Prasetya
“Kala ilmu bertemu situasi, ia bekerja memunculkan ilmu baru.” Dalam tulisan sebelumnya, “Pentingnya Bertemu”, kutulis pemahaman yang kudapat bahwa pikiran kita dibatasi oleh kemampuan untuk menangkap pemahaman. Dirunut ke belakang, ia disebabkan oleh kecenderungan alamiah pikiran kita untuk menyeleksi informasi yang diterima. Sebab tak semua informasi memang bermanfaat seketika, maka pikiran kita dikaruniai keterampilan untuk
“JIka dua orang saling bertemu dan bertukar uang 10 ribu, maka masing-masing akan pulang membawa uang 10 ribu. Namun jika dua orang saling bertemu dan bertukar 1 ide, maka masing-masing akan pulang membawa 2 ide.” Demikian ujar sebuah nasihat. Ya, ilmu adalah harta yang amat berharga, sebab ia bisa ditransfer, namun tak bisa hilang. Inilah
“Tak melakukan apa-apa, berarti tak menjadi siapa-siapa.” Ada sebagian kecenderungan insan untuk merasa senang ketika tidak melakukan apa-apa. Setidaknya, ia muncul ketika sedang berada dalam tumpukan kesibukan. Lahirlah angan-angannya, betapa nikmat jika bisa bersantai tanpa mesti mengerjakan apa-apa. Betapa asyik jika bisa di rumah seharian, menonton TV atau mendengkur seharian. Aku teringat sebuah kelas yang
Sungguh banyak yang mengira, bahwa pengetahuan lahir dari mendengar semata. Cukup memasang telinga, dan pengetahuan hadir dengan sendirinya. Jika yang demikian ini benar, maka betapa banyak ilmu kita. Sebab telinga ini tak pernah tertutup, maka setiap yang didengar kan masuk tak terbendung. Sayangnya, pengetahuan tak hadir dengan cara demikian. Buktinya, meski telinga demikian terbuka, dua
Satu hal yang kukagumi dari para ilmuwan adalah kegemaran mereka mencatat. Ya, bahkan untuk hal-hal yang orang awam menganggap remeh. Hal-hal yang luput dari penglihatan keseharian, dalam kacamata para ilmuwan, adalah data yang tak boleh dilewatkan. Sebab dari sana lah lahir dasar atas sebuah penafsiran, yang kemudian menjelma ilmu pengetahuan. Disebut research, sebab kegiatan yang
Mencatat: Membangun Pengalaman di Atas PengalamanRead More »
Selalu ada yang baru di NLP Essentials. Ya, belajar NLP itu dasarnya ya itu-itu saja. Tapi karena NLP itu ilmu struktur, dan kita lah yang mengisinya, maka meski struktur yang digunakan sama, hasil yang dilahirkan bisa teramat berbeda. Yang namanya penggorengan dari dulu sampai sekarang, mahal maupun murah, bentuknya kurang lebih sama. Namun apa yang
Sesuai janji di artikel sebelumnya, kita akan lanjutkan bahasan tentang NLP for Excellent Life ya.. Setelah kemarin kita bedah tentang Personal Excellence, kita lanjut ke tahap berikutnya, yakni Relationship Excellence.. Menarik untuk diselami, bahwa para pelopor NLP menyimpulkan bahwa para terapis ahli yang dimodel sejatinya bukanlah semata pakar dalam terapi. Melainkan juga mereka adalah para
Mencicipi NLP Essentials 2 – Relationship ExcellenceRead More »
Assalamu’alaikum.. alhamdulillah ada kesempatan lagi untuk melanjutkan bahasan.. saya mau bayar hutang beberapa minggu tidak ada bahasan.. Jadi gini ceritanya. Saya mau bahas hal yang sedikit berbeda kali ini. Bukan bedah buku dalam arti membahas bab, tapi membahas NLP dan perannya dalam kehidupan kita. Buku saya, dulu diberi judul “NLP: The Art of Enjoying Life”,
“Berpikirlah, dengan landasan iman.” “Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang berakal, yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau berbaring dan mereka memikirkan penciptaan langit serta bumi sambil berkata, ‘Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari

Recent Comments